SUKABUMITIMES.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan, pakta integritas menjadi penting dalam menjalankan program Pemberdayaan dan Penguatan Rukun Warga (P2RW) di Kota Sukabumi.
Demikian apa yang diungkapkan Wali Kota kepada sukabumitimes.com setelah membuka bimtek P2RW di aula kantor kecamatan Lembursitu pada Selasa (7/10/2025).
“Pakta integritas yang telah disepakati bersama dan ditandatangani oleh setiap ketua RW ini sangat penting, supaya pengerjaan tersebut dapat dilaksanakan secara jujur dan amanah,” ungkapnya.
Program ini menggunakan uang rakyat yang harus dipegang dan jalankan sebaik-baiknya.
“Jika nanti Jika nanti dalam perjalanannya ditemukan adanya temuan, minimal inspektorat turun atau mungkin langsung kejaksaan negeri,” ujar Wali Kota Ayep Zaki.
“Kami juga akan tindak langsung kalau ada penyelewengan-penyelewengan P2RW,” tambahnya.
Dana hibah program P2RW ini diperuntukkan pada enam cakupan, yakni pembangunan jalan lingkungan, Drainase, talut, penanganan sampah, posyandu, dan tempat ibadah.
“Ada 6 point yang menjadi titik point dari dana hibah P2RW ini,” jelasnya.
Masih ungkap Ayep, dana hibah P2RW ini besarnya Rp25 juta per RW, yang merupakan dana stimulus untuk menggalakkan pembangunan lingkungan sekitar.
“Setelah pelaksanaan bimtek ini, akan dilanjutkan dengan proses pencairan sebesar Rp25 juta per RW,” imbuhnya.
Kalau dalam pengerjaan nanti ternyata melebihi dari angka hibah tersebut, Ayep menilai justru itu bagus, yang tidak boleh kalau kurang.
“Karena ini bukan proyek, bukan tender, tetapi ini adalah penyerapan tenaga kerja di masyarakat. Ini program lama yang bagus,” pungkasnya. (sya)























