SUKABUMITIMES.COM – Masalah sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah, salah satunya adalah angka pengangguran yang masih tinggi.
Hal ini tercermin dalam laporan Biro Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2025, bahwa angka pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 4,85 persen, naik dari 4,76 persen pada Februari 2025.
Namun, masih jauh lebih rendah dibandingkan kuartal III-2024 yang mencapai 4,91%.
Dari segi jumlah, tingkat pengangguran di Indonesia bertambah menjadi 7,46 juta orang, atau dengan kata lain mengalami tran kenaikan sekitar 180 ribu orang dibanding Februari 2025 yang sebanyak 7,28 juta orang. turun sekitar 4.000 orang dibanding tahun sebelumnya.
Meksipun kenaikan terbilang relatif kecil, namun hal ini perlu dicermati bahwa adanya perlambatan penyerapan angka angkatan kerja, terutama di sektor keuangan, jasa lainnya, dan real estat.
Untuk saat ini, Indonesia juga masih berada di jalur pemilihan tenaga kerja pascapandemi. Setelah mencatat lonjakan pengangguran hingga 7,07% pada Agustus 2020, tren terus menurun dalam lima tahun terakhir dan berhasil bertahan di bawah 5% sejak 2024. (*)






























