SUKABUMITIMES.COM – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Sukabumi menggelar Seminar Projek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan lil ’Alamin (P5RA) khusus kelas XII dengan tema kebekerjaan pada Jumat (19/9/2025).
Seminar yang mengangkat judul “Membuka Pintu Karier: Tips Mendapatkan Pekerjaan Pertama dari Sudut Pandang HRD” ini menghadirkan praktisi sumber daya manusia dari PT Indolacto Indomilk, Farisa Fannaniya,
Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan wawasan praktis seputar dunia kerja, mulai dari penyusunan curriculum vitae (CV) yang menarik, strategi menghadapi wawancara, hingga keterampilan personal yang kini menjadi kebutuhan utama industri.
Dalam pemaparannya, Farisa Fannaniya menekankan bahwa kesiapan mental, etika kerja, dan integritas merupakan faktor penting selain kecerdasan akademik.
“Banyak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi perusahaan juga mencari pribadi yang adaptif, komunikatif, dan mampu bekerja sama dalam tim. Itulah nilai tambah yang sangat menentukan,” ujarnya.
Suasana seminar berlangsung interaktif. Siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar cara menonjolkan pengalaman organisasi di madrasah, pemanfaatan media digital dalam melamar pekerjaan, hingga tren kebutuhan industri di masa depan. Antusiasme itu menunjukkan kesadaran mereka untuk memahami realitas dunia kerja sejak dini.
Farisa juga mengingatkan pentingnya membangun jejaring dan memanfaatkan peluang digital.
“Dunia kerja saat ini sangat dipengaruhi oleh teknologi, sehingga generasi muda perlu cermat membaca tren serta menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” Farisa mengingatkan.
Masih ditempat yang sama, ketua pelaksana kegiatan Andrian Muhamad Katili mengatakan, seminar kebekerjaan ini merupakan rangkaian penting dalam program P5RA.
“Kami ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja. Dengan ilmu yang diperoleh hari ini, mereka diharapkan lebih percaya diri menatap masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Sukabumi Raden Andriani Lestari, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut dia, madrasah tidak hanya mengajarkan ilmu agama dan umum, tetapi juga menyiapkan siswa menghadapi tantangan nyata di dunia kerja.
“Ini bukti bahwa MAN 2 Kota Sukabumi serius membentuk generasi yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing,” pungkasnya.
Sebagai tindak lanjut, siswa diarahkan menuliskan refleksi pribadi mengenai kesiapan karier mereka. Cara ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman serta mendorong mereka untuk lebih proaktif meningkatkan kemampuan diri, baik hard skill maupun soft skill.
Dengan seminar kebekerjaan ini, MAN 2 Kota Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya berilmu dan berakhlak, tetapi juga adaptif terhadap perubahan. Kolaborasi dengan praktisi industri menjadi langkah nyata madrasah dalam membekali siswa menghadapi persaingan global yang kian kompetitif. (rus)
































