Makan Bersama, Cara Warga Sriwidari Kota Sukabumi Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI

SUKABUMITIMES.COM – Ada suasana berbeda di RT 01/11 Kelurahan Sriwedari, Kota Sukabumi, Minggu (17/8/2025). Tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga menggelar acara sederhana namun penuh makna: Tasyakur Bi Nikmat dengan makan bersama.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan sambil membawa aneka masakan rumahan. Dari sayur asem, sambal terasi, ayam goreng, hingga makanan tradisional khas Sunda tersaji di jalan gang yang sudah dipersiapkan. Semua makanan berasal dari masing-masing warga.

Ketua panitia sekaligus tokoh masyarakat, Setiawati Nurlela, menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah menjadi tradisi tahunan di lingkungannya.

“Setiap HUT RI, kami mengadakan tasyakur bi nikmat. Tidak ada biaya besar, setiap warga cukup membawa makanan dari rumah masing-masing sesuai kemampuan,” ujarnya.

Setiawati menegaskan, nilai utama dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Ia menolak konsep pesta besar yang membebani warga.

“Kami tidak menganjurkan membawa makanan mahal. Yang penting apa adanya, hasil kesukaan sehari-hari. Justru di situlah letak indahnya kebersamaan,” tambahnya.

Suasana kekeluargaan pun begitu terasa. Warga duduk bersama tanpa sekat, menikmati hidangan sambil bertukar cerita. Anak-anak berlarian sambil membawa bendera kecil, sementara orang tua bercengkrama bahagia .

Menurut Setiawati, semangat yang ingin ditanamkan adalah rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.

“Kami berharap kegiatan ini membawa kedamaian, kerukunan antarwarga, serta menjadi doa bersama agar Indonesia semakin maju, rakyatnya sejahtera, pendidikan lebih baik, dan kemiskinan bisa hilang dari bumi pertiwi,” ungkapnya penuh harap.

Salah satu warga, Neneng Salamah, mengaku sangat senang bisa berkumpul bersama tetangga dalam suasana penuh keakraban ini.

“Rasanya bahagia sekali bisa duduk bersama, makan bareng, dan saling berbagi cerita. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan agar warga semakin rukun,” katanya.

Kehadiran kegiatan ini juga memberi pesan moral yang kuat, bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan upacara atau perlombaan, tapi juga dengan berbagi kebahagiaan sederhana. Tasyakur bi nikmat menjadi simbol rasa syukur dan pengingat agar generasi penerus tidak melupakan arti penting gotong royong.

Bagi warga Sriwedari, makan bersama ini lebih dari sekadar mengenyangkan perut. Ia adalah wadah mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, sekaligus bentuk nyata pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah kesederhanaan itu, semangat kemerdekaan justru terasa lebih membumi. Tidak ada hiruk-pikuk pesta besar, tidak ada hingar bingar panggung musik, tetapi ada kehangatan persaudaraan yang membuat peringatan HUT RI ke-80 di Kelurahan Sriwedari terasa sangat istimewa. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *