SUKABUMITIMES.COM – Gonjang ganjing kepastian konferensi cabang (konfercab) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Sukabumi semakin dinamis.
Meski begitu, mengenai kepastian kapan pelaksanan konfercab tersebut masih menunggu instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.
Sebagaimana disampaikan oleh wakil ketua bidang pemenangan pemilu DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi Dede Furkon pada Senin (4/8/2025) saat dimintai keterangan soal arah dukungan maupun potensi pencalonan ketua DPC mendatang.
“Kalau berbicara Konfercab, itu semua mempunyai hak yang sama. Siapapun sebagai kader ataupun pengurus dari semua tingkatan, baik dari DPC, PAC, Ranting atau Anak Ranting maupun anggota” ujar Dede pada Senin (4/8/2025).
“Untuk sementara kita menunggu instruksi ataupun surat keputusan dari DPP pasca hasil kongres ke VI di Bali kemarin di mana, Megawati Soekarno Putri, terpilih kembali menjadi ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2025 – 2030,” tambahnya.
Ia mengaku, untuk saat ini di tingkat akar rumput cukup dinamis. Sejumlah nama disebut-sebut layak maju dalam pemilihan ketua DPC, begitu juga seluruh anggota fraksi partai memiliki hak dan peluang sama.
“Yang berkembang di bawah itu banyak, apalagi empat fraksi itu mempunyai hak dan peluang yang sama. Ketua partai yang sekarang pun punya kedudukan yang setara dengan lainnya, untuk di calonkan dan mencalonkan,” ujarnya.
Terkait mekanisme pemilihan calon Ketua DPC, Dede mengaku belum mengetahui secara rinci, sebab sejauh ini belum ada surat keputusan atau arahan formal dari DPP.
“Kita belum tahu mekanismenya seperti apa, top-down atau bottom-up. Tapi kalau bicara kader, kita harus siap. Ketika ditugaskan oleh partai, siapapun harus siap menjalankan,” tegasnya.
Sementara itu, soal apakah akan ada keterlibatan kepala daerah dalam proses pemilihan, Dede Furkon menilai kemungkinan itu hanya sebatas dukungan moral.
“Kalau keterlibatan kepala daerah itu, mungkin hanya mendorong saja demi kebaikan bersama. Apalagi PDI Perjuangan adalah partai pengusung wali kota saat ini, tentu ada semangat keberlanjutan,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya mengungkapkan bahwa secara pribadi dirinya belum melakukan komunikasi langsung dengan Wali Kota Sukabumi terkait hal tersebut.
“Belum ada komunikasi langsung dengan Pak Wali. Karena konteks kewenangannya ada di Ketua DPC,” pungkasnya. (sya)






























