SUKABUMITIMES.COM – Kecelakaan maut terjadi di jalur padat Sukabumi – Bogor, tepatnya di Jalan Raya Ongkrak, Kampung Sundawenang, Desa Ongkrak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Seorang anak perempuan berusia 9 tahun meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan setelah sepeda motor yang ditumpanginya terjatuh dan terlindas ban depan truk tronton, Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 18.15 WIB.
Peristiwa memilukan itu terjadi saat arus lalu lintas tengah padat merayap di tengah guyuran hujan. Sepeda motor Honda Supra bernomor polisi F 4778 KA yang dikendarai EL (34), seorang ibu rumah tangga asal Parungkuda, melaju dari arah Cibadak menuju Parungkuda. Di jok belakang, duduk putri kecilnya, DA (9), yang turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.
Saat melintasi jalan menurun yang licin dan basah, pengendara mencoba mendahului sebuah truk Hino Tronton bernomor polisi B 9887 FH yang dikemudikan UK (38), warga Jampang Kulon. Karena mengambil jalur di bahu jalan yang berbatu (gili-gili), sepeda motor diduga hilang kendali, terpeleset, dan terjatuh ke arah kanan tepat di bawah roda depan truk yang tengah berjalan perlahan.
Suara teriakan warga dan dentuman keras menggegerkan sekitar lokasi. Warga yang menyaksikan langsung berhamburan ke lokasi kejadian. Sayangnya, nyawa DA tidak tertolong. Ia mengalami cedera kepala berat dan patah tulang tangan kanan. Bocah malang itu dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara sang ibu, EL, hanya mengalami luka ringan dan dalam kondisi syok berat. Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat, sementara sang ibu mendapat penanganan medis dan pendampingan dari pihak kepolisian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Betul, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban jiwa. Sepeda motor yang melaju di bahu jalan kehilangan kendali dan terjatuh ke arah ban depan truk tronton. Kasus ini masih dalam penanganan kami,” ujar Ipda Wangsit.
Ipda Wangsit mengimbau dengan adanya peristiwa tersebut kepada para pengendara, khususnya saat membawa anak-anak, agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalur rawan, terlebih saat cuaca buruk dan kondisi jalan licin.
“Utamakan keselamatan, jangan memaksakan mendahului dari sisi jalan yang tidak aman,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi truk dan menyelidiki lebih lanjut kronologi kecelakaan. (stm)






























