Bupati Asjap Apresiasi Pelantikan ASKLIN Sukabumi, Jangan Biarkan Ada Warga yang Kehilangan Akses Layanan Kesehatan Dasar

SUKABUMITIMES.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan masyarakat.

Hal itu tampak dalam pelantikan Pengurus Cabang Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) Kabupaten Sukabumi Periode 2025–2030 yang digelar di Salah satu Hotel Sukabumi, pada Sabtu (26/7/2025).

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi Asep Japar (Asjap), didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Ade Suryaman serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Asjap menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus ASKLIN yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru ini mampu mengemban amanah dengan dedikasi tinggi dan penuh tanggung jawab.

“Paling penting adalah menjalankan program kerja yang tepat sasaran. ASKLIN berperan vital dalam memperkuat pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara ASKLIN dan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Saya optimis, sinergi ini akan melahirkan masyarakat yang lebih berdaya saing, maju, dan sejahtera. Kita terus melangkah menuju Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah – Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” tandasnya
Sementara itu, Ketua PC ASKLIN Kabupaten Sukabumi yang baru dr. Jimmy Permana menegaskan, bahwa organisasinya merupakan wadah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kepengurusan kali ini kami dedikasikan untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Fokus kami adalah pada penguatan layanan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” jelas dr. Jimmy.

Di tempat yang sama, perwakilan Klinik Harapan Bunda Cibadak Ferdi turut menyampaikan harapannya terhadap pengurus ASKLIN yang baru. Ia optimis bahwa kolaborasi yang dibangun dapat membawa kemajuan signifikan bagi seluruh klinik di Kabupaten Sukabumi.
“Kami berharap ASKLIN bisa lebih aktif memberi masukan dan mendorong peningkatan mutu pelayanan. Seluruh klinik di Sukabumi pada dasarnya sudah terakreditasi dan memberikan layanan sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Ferdi.
Namun, ia juga menyoroti tantangan nyata yang dihadapi klinik saat ini, terutama menurunnya jumlah pasien umum akibat peralihan besar-besaran ke program BPJS. Selain itu, Ferdi menyoroti dampak penghentian bantuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari APBN yang menyebabkan banyak warga tak lagi memiliki akses jaminan kesehatan.
“Pemerintah daerah perlu mengambil langkah cepat agar masyarakat yang terdampak bisa kembali terlayani. Kita tidak boleh membiarkan ada warga yang kehilangan akses terhadap layanan kesehatan dasar,” imbuhnya. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *