SUKABUMITIMES.COM – Suasana haru dan semangat kemanusiaan menyelimuti Gedung Hj. Kusmiati, Lingkar Selatan, Baros, Sabtu (28/6/2025), dalam gelaran Safari Dakwah Cahaya Iman untuk Palestina.
Acara tersebut menghadirkan artis religi ternama Opick (Aunur Rofiq Lil Firdaus, 51) yang sukses menghipnotis ribuan warga Sukabumi melalui lantunan lagu-lagu rohani penuh makna.
Lagu-lagu hits Opick seperti Tombo Ati, Bila Waktu Tlah Berakhir, Ramadhan Tiba, Astagfirullah, dan Alhamdulillah membangkitkan suasana batin para hadirin.
Tak hanya Opick, penyanyi Ray Ahareza juga tampil dan sempat berduet dengan Opick, menciptakan momen emosional yang membangkitkan antusiasme penonton dari berbagai wilayah di Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Lebih dari sekadar pertunjukan musik religi, acara ini juga menjadi panggung kepedulian umat Islam terhadap penderitaan rakyat Palestina. Opick memimpin langsung penggalangan dana dari para tamu yang hadir.
Jumlah donasi yang terkumpul mencapai Rp324 juta, berasal dari sumbangan tunai, hasil penjualan tiket VIP, hingga kupon donasi.
Tiket VIP terjual senilai Rp72 juta, terdiri dari berbagai kelas, mulai dari Rp500 ribu hingga unlimited Rp10 juta. Sementara dari kupon donasi yang diedarkan kepada jamaah, komunitas, dan pengajian terkumpul Rp227 juta.

Sebagian donatur juga menyampaikan komitmen donasi yang akan dilunasi dalam waktu satu bulan ke depan.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme masyarakat.
Ia menekankan bahwa bantuan ini sangat berarti di tengah penderitaan rakyat Palestina yang kini menghadapi ketidakpastian akibat kekerasan zionis Israel. “Ini bukti bahwa kita tidak tinggal diam terhadap penindasan di tanah suci,” tegasnya.
Ketua panitia, Indria Sulaeman, menjelaskan bahwa Safari Dakwah Cinta untuk Palestina digagas sebagai bentuk solidaritas dan cinta terhadap bangsa Palestina yang menjadi korban kejahatan kemanusiaan.
”Kita tidak bisa berpangku tangan melihat kebiadaban yang dilakukan Israel. Kita wajib membantu,” ujarnya.
Indria juga menegaskan bahwa seluruh dana yang terkumpul, baik tunai maupun janji donasi, akan disalurkan untuk pembangunan dapur umum dan sumur bor di wilayah terdampak di Palestina.
Ia berharap kepedulian masyarakat Sukabumi ini menjadi inspirasi daerah lain untuk ikut bergerak dan peduli terhadap isu global kemanusiaan.
Acara ditutup dengan lantunan doa yang dipimpin oleh KH. Fajar Laksana, pimpinan Ponpes Dzikir Modern Al-Fath. Dalam doanya, ia menyerukan agar umat Islam terus mendukung perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan.
”Sampai kiamat pun kita akan terus berdiri di pihak yang tertindas. Ini bagian dari jihad kita melawan ketidakadilan,” ucapnya penuh haru. (uml)





























