SUKABUMITIMES.COM – Anggota DPRD kota Sukabumi Inggu Sudeni menanggapi keresahan masyarakat pengguna Jalan Cipanas 1 (dulu Jalan Lio Santa) dan Jalan Pramuka Tepatnya dekat Kantor Kelurahan Gedongpanjang dan sekitar Depan Polsek Citamiang.
Inggu Sudeni membenarkan keresahan masyarakat tersebut setelah dirinya langsung lakukan sidak ke jalan yang dikeluhkan tersebut.
“Setalah dapat keluhan masyarakat pengguna jalan Cipanas dan Pramuka, saya langsung mengecek keadaan jalan dan langsung mendatangi lokasi yang dimaksud,” ujar Inggu Sudeni kepada sukabumitimes.com ketika diwawancarai pada Senin (9/6/2025).
Setelah dirinya melihat langsung jalan Cipanas 1 (belakang Santasea Waterpark) kemudian melewati jalan Pramuka memang harus segera diperbaiki supaya tidak membahayakan pengguna jalan.
“Belakang kolam air hangat Santasea itukan memang rendah, air dari atas pasti ke jalan raya, apalagi saluran air tidak baik, sebelum melakukan perbaikan hendaknya dinas PU untuk memperbaiki saluran yang ada terlebih dahulu,” ujar Inggu Sudeni yang juga menjabat sebagai ketua Bapemperda DPRD kota Sukabumi.
Dirinya juga mempertanyakan kenapa jalan di dekat kantor kelurahan Gedongpanjang juga separah ini tidak segera diperbaiki, bahkan terkesan dibiarkan.
“Disekitar jalan Pramuka itukan banyak sekolahan, dari MTsN, MAN 1, juga SMAN 1 kita Sukabumi, belum lagi sekolah dasarnya. Kenapa dibiarkan saja?,” herannya.

Anggota komisi 2 DPRD kota Sukabumi ini mempertanyakan kualitas pengerjaan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) kota Sukabumi, jalan yang diperbaiki bekuk ada tiga bulan sudah rusak kembali.
“Tidak mungkin warga sekitar mengada-ada terkait kualitas pengerjaan tambal sulam jalan tersebut. Mengapa jalan yang berada di kawasan wisata justru bisa sejelek itu?,” bebernya.
Ketika dimintai tanggapannya oleh sukabumitimes.com menyatakan, dirinya dan komisi 2 DPRD kota Sukabumi akan segera berkomunikasi dengan Dinas PUTR.
“Saya dan komisi 2 akan segera mempertanyakan mengenai kondisi kedua jalan tersebut dan juga tentu saja kualitas pengerjaannya,” jawabnya.
Dirinya kembali mengingatkan kepada Dinas PUTR mengenai bagaimana pesan dari wali kota Sukabumi Ayep Zaki bahwa dalam melakukan pekerjaan itu harus memperhatikan kualitas.
“Pak Wali sudah sering kali berbicara mengenai pengerjaan infrastruktur, terutama jalan itu harus benar-benar berkualitas terbaik,” pungkasnya.
Sebelumnya, sukabumitimes.com sempat menurunkan berita terkait kondisi jalan Cipanas 1 (belakang Santasea Waterpark) yang dilakukan perbaikan namun belum ada 3 bulan sudah rusak parah dan demikian juga di jalan Pramuka yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.
Sebagaimana diungkapkan oleh Hidayat warga RT/RW 001/005 Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Dayat merasa prihatin dan menyesalkan kenapa jalan Cipanas 1 tepatnya di belakang Santasea Waterpark baru diperbaiki pada bulan Ramdhan yang lalu, sekarang sudah rusak lagi.
“Jalan ini kan diperbaiki dengan tambal sulam sekitar bulan Ramadhan yang lalu, tetapi sekarang sudah rusak lagi. Ada lubang di tengah jalan,” ungkapnya kepada sukabumitimes.com ketika diwawancarai pada Minggu (8/6/2025).
Ia menuturkan, bahwa kerusakan kerusakan itu sudah lumayan lama, kemarin sewaktu diperbaiki bulan Ramadhan. Tidak Sampai satu bulan jalan sudah rusak lagi.
“Sekarang sudah berlubang, dan tentu saja ini membahayakan pemakai jalan. Apalagi itu jalan turunan dan menikung. Mobil atau motor harus mencari jalan agak baik ke arah kanan kalau dari atas,” ujarnya.
Kondisi jalan di kelurahan Gedongpanjang ini tentu saja membuat Dayat sangat kecewa dengan kualitas pembangunan jalan tersebut.
“Terus terang kami sangat kecewa dengan kualitas perbaikan jalan ini. Bukan hanya ini saja diperbaiki, terus tidak lama kemudian rusak kembali,” ucapan kecewanya.
Selain jalan Cipanas 1 yang membuat prihatin, juga jalan Pramuka tidak kalah memprihatinkan, jalan di kota tapi kondisinya membahayakan pengguna jalan.
“Jalan Pramuka dari samping kantor kelurahan Gedongpanjang sampai depan Polsek Citamiang juga rusak parah. Apalagi jalan tersebut kalau pagi dan sore hari ramai karena memang sekitar itu banyak sekolah,” tambahnya. (sya)
































