Konsolidasi dan Halal Bihalal MD KAHMI dan IMN Sukabumi, Anas Urbaningrum: Merajut Asa, Meraih Cita-cita

SUKABUMITIMES.COM – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) dan Institut Madani Nusantara (IMN) Sukabumi menggelar Konsolidasi dan halal bihalal yang bertempat di Auditorium Kampus IMN Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi pada Minggu (4/5/2025).

Hadir dalam kegiatan ini paa tokoh-tokoh KAHMI yang sekaligus tokoh nasional, Regional, dna juga daerah, antara lain Akbar Tanjung beserta Istri Nina Tanjung, Anas Urbaningrum, Prof. Endin Nasrudin, Yudi Chrisnandi, Laode M. Kamaludin, Berliana Kartakusumah, Happy Bone Zulkarnain, Presidium MW KAHMI Jabar Asad, Lukman Hakim, Koordinator Presidium MD KAHMI M. Redi Santoso.

Tampak hadir juga tokoh-tokoh Kabupaten Sukabumi, diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi Sodikin, serta Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi Unang Sudarma, keluarga besar MD KAHMI dan HMI Cabang Sukabumi serta keluarga besar IMN Sukabumi.

Konsolidasi yang dibalut dengan halal bihalal ini berjalan dengan meriah dan penuh kehangatan dari para peserta yang hadir.
Para tokoh yang telah berkenan hadir satu persatu di daulat untuk memberikan pesan dan kesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinasi Presidium MD KAHMI Sukabumi menganugerahkan anggota kehormatan MD KAHMI Sukabumi kepada Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi Unang Sudarma, karena dirasa telah banyak berjasa dan komitmen turut membesarkan KAHMI Sukabumi.

Salah satunya Ketua Umum PB HMI periode 1997-1999 Anas Urbaningrum dalam pesannya menyampaikan, bahwa keberhasilan dan kesuksesan itu perlu suatu proses yang sungguh-sungguh, perjuangan yang keras, yang ulet dan yang tekun, berani menghadapi tantangan, dan menghadapi persoalan.

“Pertemuan seperti ini harus mengingatkan kita ini sebagian sebuah komunitas yang tidak boleh lupa akan sebuah cita-cita. Karena jika sebuah komunitas kehilangan cita-cita, maka akan ambar atau roboh dengan sendirinya, tidak mungkin terkonsolidasi menjadi kekuatan yang hebat bagi keumatan dan ke-Indonesia-an,” pesan Anas Urbaningrum.

Ia mengungkapkan KAHMI sebagai sebuah komunitas kampus mesti menjadi komunitas yang mempunyai pemikiran dan gagasan, terus produktif melahirkan pemikiran dan ide-ide apalagi yang bersifat terobosan.

“Yang InsyaAllah akan membawa kemaslahatan daerah maupun kemaslahatan negeri ini,” ungkapnya.

Sebagai komunitas, KAHMI dan HMI juga harus mempunyai komitmen pada perjuangan. Dalam perjuangan itu bisa jalan kalau ada komitmen, jika tidak hanya akan berhenti pada pemikiran dan gagasan. Pemikiran harus diterjemahkan menjadi kebijakan-kebijakan.

“Kita juga harus mengingat dan meneladani bagaimana semangat Lafran Pane dan kawan-kawan dalam mempertinggi derajat rakyat Indonesia. Sedangkan sekarang, dalam mempertinggi dan memperhebat baru sebagian rakyat Indonesia,” ulasnya.

Kontek perjuangan HMI dan keluarga besar HMI adalah dalam konteks ke-Indonesia-an dan keislaman.

“HMI tidak pernah membicarakan rahmatan Lil himpunan, tidak pernah membicarakan rahmatan Lil muslimin, namun kita di pandu untuk membicarakan rahmatan Lil alamin. Dan itu menjadi satu tarikan nafas yang utuh tanpa bisa diceraikan sampai kapanpun juga,” terangnya.

Masih ditempat yang sama, Rektor IMN Sukabumi Prof. Endin Nasrudin dalam kesempatan ini menyatakan komitmennya untuk terus mensupport MD KAHMI dan HMI Cabang Sukabumi, karena dirinya merasa dibesarkan oleh HMI.

“Saya pasti akan selalu support kegiatan KAHMI dan HMI. Saya lahir dari rahim HMI. Apalagi sekarang ini dan disini ada bang Akbar, beliau adalah teman sejawat sejak menjadi anggota dan pengurus HMI. Bahkan ketika beliau jadi menteri sampai sekarang masih bersahabat, itu berkat HMI,” tutur Prof. Endin Nasrudin.

Sebagai bentuk kecintaan terhadap organisasi yang sudah membesarkannya, Prof. Endin telah memberikan wakaf untuk pembangunan Gedung Layanan Umat (GLU) MD KAHMI Sukabumi sebesar Rp100 juta.

“Saya mendukung penuh pembangunan GLU MD KAHMI Sukabumi ini, saya wakafkan uang sebesar Rp100 juta. Kedepannya, InsyaAllah akan selalu support untuk kegiatan-kegiatan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi M. Redi Santoso merasa bersyukur karena halal bihalal MD KAHMI dan IMN Sukabumi telah berhasil menghadirkan 10 tokoh-tokoh nasional untuk bisa duduk bersama.

“Sengaja kita datangkan para tokoh-tokoh nasional dengan latar belakang alumni HMI yang mempunyai segudang pengalaman dengan gelar Profesor dan Doktor, supaya kita bisa menimba ilmu dari beliau,” kata M. Redi Santoso kepada sukanumitimes.com pada Minggu (4/5/2025).

Dirinya berharap ke depannya dari Sukabumi nantinya akan lahir tokoh-tokoh berskala nasional dengan background HMI.
“Tentu saja kita pingin seperti daerah-daerah lain yang mempunyai tokoh yang mempunyai kendali kebijakan-kebijakan, baik itu sebagai Bupati atau wali kota,” harapnya.

“Yang paling utama adalah kita ingin berkontribusi besar pada bangsa Indonesia ini, khususnya Sukabumi,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *