SUKABUMITIMES.COM – Hari kedua pencarian terhadap Guntur (9) warga Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung yang hanyut terbawa arus sungai Cijagung berhasil ditemukan tim Sar Gabungan.
Korban ditemukan tim Sar gabungan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 16.00 wib masih di sekitar aliran sungai Cijagung atau sekitar 6 Km dari lokasi kejadian saat korban hanyut.
Koordinator Basarnas Pos SAR Sukabumi Suryo Adianto saat dikonfirmasi mengatakan, jasad korban ditemukan dengan posisi miring tersangkut di bebatuan pinggir sungai,
“Jasad korban di temukan pada jarak kurang lebih 6 km dari lokasi kejadian dan selanjutnya di evakuasi ke rumah duka,” ungkap Suryo.
Selanjutnya kata Suryo, sekitar pukul 19.30 Wib tim dengan membawa jasad korban tiba di rumah duka dan pihak keluarga memastikan jika korban yang di temukan benar Guntur.
“Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk penanganan selanjutnya,” jelasnya.
Masih kata Suryo, di hari kedua pencarian, tim diawali dengan melaksanakan brifing dan pembagian tim dengan membagi menjadi tiga, antaranya, tim pertama melakukan pencarian menggunakan perahu sejauh 2 km, tim kedua melakukan penyisiran sejauh 1 km, tim ke tiga melakukan pencarian menggunakan Drone sejauh 300 meter.
“Sekitar pukul 12.00 Wib pencarian belum membuahkan hasil, dan kembali dilanjut sekitar pukul 13.00 Wib melaksanakan pencarian seusai rencana,” terangnya.
Sementara itu Dantim Restu Mandala saat diwawancara mengatakan, sempat melakukan pencarian sekitar 4 KM dari lokasi kejadian sebelum akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 6 Km dari lokasi kejadian.
“Terkait kendala mungkin pertama jaringan disini sulit, terus untuk perjalanan juga areanya baru tersentuh oleh manusia jadi medannya agak lumayan terjal,” timpalnya.
Adapun untuk personil yang terlibat dalam tim Sar gabungan, kata Restu Mandala, sekitar 30 personil Basarnas pos Sar Sukabumi, Polsek, Koramil, P2BK, BPBD, Satpol PP, Saka Sarz Sundara, Pramuka Peduli, serta dibantu warga sekitar.
“Untuk alat yang digunakan dalam pencarian itu Rescue Car Hilux perahu Rafting, Drone, Palsar Air dan Aqua Eye,” tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, korban atas nama Guntur pada Selasa (15/4/2025) sekitar pukul 14.00 Wib beserta teman temanya bermain di sungai leuwi curug, ketika debit air naik korban beserta teman temanya melompat ke sungai, saat di sungai teman teman korban terbawa arus ke pinggir sehingga selamat, sedangkan korban terbawa arus hingga di nyatakan hilang. (stm)



























