SUKABUMITIMES.COM – Gebyar Seni dan Olahraga (GSO) yang dilaksanakan ini merupakan salah satu program andalan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) kota Sukabumi yang digelar secara rutin dan berkesinambungan.
Ini disampaikan oleh Kepala MTsN Kota Sukabumi Ernawati kepada sukabumitimes.com saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (20/2/2025).
Ernawati juga mengungkapkan, bahwa GSO ini merupakan program yang rutin dilaksanakan oleh MTsN kota Sukabumi dengan tujuan mencari bibit unggul juga sebagai ajang promosi pada MTsN ini .
“Persiapan pelaksanannya tentu saja kita libatkan semua unsur sekolah, kita bicarakan dengan atau musyawarah dengan pihak komite dan dewan sekolah. Karena GSO tidak akan berjalan tanpa adanya keterlibatan komite sekolah dan alumni, serta pihak ketiga yang melalu jalinan kerjasama,” ungkap kepala madrasah yang ramah ini.
Yang membahagiakan dirinya, ternyata GSO yang di gelar dari hari Senin hingga Kamis (17-20/2/2025) ini ada sekolah yang notabene berlatar bekang non muslim.
“Tentu saja ini sangat menggembirakan dan sebenarnya sesuai dengan program dari kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, bahwa kita menerapkan moderasi beragam,” tuturnya.
Masih Diungkapkan oleh Ernawati, bahwa nanti yang menjadi juara umum berhak membawa pulang seekor domba.
“Mengapa domba dijadikan sebagai hadiah bagi juara umum? Kita mencoba mencari sesuatu yang kira-kira menarik dari anak-anak, sesuatu yang juga bagaimana caranya anak menjadi termotivasi, sesuatu yang unik dan membuat penasaran dan sesuatu yang juga bagaimana caranya anak menjadi termotivasi,” jelasnya.
Ia mengaku bangga, dimana pelaksanan GSO tahun ini sangat memuaskan dan meriah dan yang paling penting mendapat atensi yang luar biasa dari para peserta maupun tim juri lomba.

“Ketika saya bertanya kepada para peserta lomba, mereka yang pernah mengikuti kegiatan ini sangat menarik bila dibandingkan dengan kejuaraan yang sama di sekolah lainnya.
Dan Alhamdulillah mereka bilang yang paling meriah ya di sini. Demikian juga dengan apa yang diungkapkan para juri mempunyai penilaian yang sama,” ungkapnya.
Ketika ditanya apa target yang diharapkan dengan GSO ini, Ernawati menjelaskan, bahwa targetnya tidak lain ajang mencari bibit unggul dari kalangan siswa SD/MI, dan tentunya promosi MTsN kota Sukabumi.
“Saya mempunyai keinginan untuk memberikan golden ticket untuk anak-anak yang juara satu ini jika masuk ke MTsN. Dan bentuk golden ticket itu bisa saja dengan pemberian beasiswa. Dan InsyaAllah akan kita jalankan penerimaan siswa baru tahun ini,” tutupnya.
Sementara itu masih ditempat yang sama, ketua panitia GSO Ayi Solehudin mengatakan, GSO ini dilaksanakan dari hari Senin hingga Kamis (17-20/2/2024).
“Peserta GSO tahun ini diikuti sebanyak 60 SD/MI se-kota dan Kabupaten Sukabumi dengan total 283 peserta yang mempertandingkan 12 lomba yang meliputi keagamaan, olahraga, seni maupun kepramukaan. Alhamdulillah berjalan lancar sesuai dengan rencana,” kata ustad Ayi yang juga sebagai Wakil Kepala MTsN Kota Sukabumi bidang Kesiswaan kepada sukabumitimes.com ketika disambangi pada kamis (20/2/2025).
Pihaknya menyatakan bahwa para juara atau pemenang sudah kita siapkan sertifikat, piala untuk juara 1 sampai 3 dan uang pembinaan.
“Selain mereka yang juara, semua peserta akan mendapatkan juga e-sertifikat yang akan diberikan melalui pembimbingnya masing-masing sekolah,” ujarnya.

Adapun pemberian hadiah bagi para pemenang akan dilakukan saat puncak milad MTsN Kota Sukabumi ke-39 yakni para Sabtu tanggal 22 Februari 2024 berbarengan dengan kegiatan jalan santai yang InsyaAllah akan diikuti oleh keluarga besar MTsN dan terbuka untuk umum.
“Dalam jalan santai ini, kami juga melibatkan seluruh orang tua wali siswa, alumni, maupun masyarakat umum, demikian juga para juara GSO ini juga akan diikutkan pada kegiatan jalan santai yang akan dilaksanakan pada Sabtu (22/2/2025),” jelasnya.
Ustadz Ayi berharap keberlangsungan GSO ini mudah-mudahan dalam pelaksanan GSO ke depannya lebih meriah, lebih semarak, lebih banyak peserta dan yang paling penting adalah peserta yang saat ini ikut bertanding bisa melihat begitu banyak kegiatan ekstrakurikuler di MTsN ini dan bisa kita kembangkan di sini.
“Sebagai wujud bahwa MTsN kota Sukabumi itu, terutama yang ekskul bisa dikembangkan dan juga bisa dilanjutkan oleh para peserta disinilah tempatnya,” harapnya.
“GSO ini merupakan tindak lanjut atau paralel dari Ekstrakurikuler yang ada di MTsN ini,” pungkasnya. (sya)






























