SUKABUMITIMES.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menghadiri dan membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cibeureum kota Sukabumi yang bertempat di salah satu resto di Jalan Serasa Kecamatan Cibeureum pada Selasa (21/1/2025).
Selain Kusmana Hartadji, hadir juga Pj ketua TP PKK kota Sukabumi Diana Rahesti, Pj Sekda Kota Sukabumi Hasan Ashari, Kepala Bappeda Asep Suhendrawan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD kota Sukabumi Raden Koesoemo Hutaripto, Camat Cibeureum Yanwar Ridwan beserta Forkopimcam dan peserta Musrenbang Kecamatan Cibeureum.
Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji ketika diwawancarai sukabumitimes.com setelah selesai kegiatan mengatakan, kecamatan Cibeureum hari ini sudah melaksanakan Musrenbang, sebagai upaya untuk menetapkan kesepakatan bersama terkait usulan yang dibuat melalui rangkaian panjang pembahasan.
“Mulai dari rembuk desa, pra Musrenbang Kelurahan hingga saat ini pelaksanan Musrenbang tingkat kecamatan Cibeureum,” kata Kusmana Hartadji pada Selasa (21/1/2024).
Dalam Musrenbang ini, Kusmana Hartadji
menyarankan beberapa hal yang menjadi tolok ukur keberhasilan di tahun 2026.
“Beberapa program yang masuk dalam skala prioritas dan menjadi tolok ukur itu antara lain mengurangi angka pengangguran, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi jumlah kemiskinan,” sarannya.
Pj Wali Kota Sukabumi juga mengingatkan tentang program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis (MBG).
“Ini juga harus mulai dipikirkan, diawali di tahun 2025 ini, kemudian dilanjutkan ke 2026,” ingatnya.
Sebagaimana informasi yang beredar, mengenai program MBG ini kedepannya pembiayaan juga akan melibatkan APBD.
“Karena ada beberapa informasi, dukungan pembiayaan ini nanti bukan hanya dari APBN saja ,melainkan APBD juga akan dilibatkan,” ujarnya.
Saya tadi juga berpesan, usulan itu jangan melebihi plafon anggaran yang disediakan selama ini.
“Meskipun naiknya jangan banyak-banyak, dikisaran antara 10 sampai 15 persen, agar usulannya nanti bisa diakomodir,” persennya.
“Rasionalisasi anggaran, program harus sesuai dengan plafon yang sudah ada. Disesuaikan saja dulu, prioritasnya yang mana jangan sampai semua diusulkan, justru dikhawatirkan yang tidak prioritas yang disetujui,” lanjutnya.
Sementara itu, Camat Cibeureum Yanwar Ridwan menjelaskan, saat ini yang akan diplenokan dalam Musrenbang itu ada 20 usulan fisik dan 18 usulan non fisik.
“Juga ada usulan dari kecamatan, yakni pembangunan kantor kecamatan. Karena dari tujuh kecamatan yang ada di kota Sukabumi tinggal kecamatan Cibeureum dan Gunungpuyuh yang belum,” jelas Yanwar Ridwan kepada sukabumitimes.com di sela-sela kegiatan pada Selasa (21/1/2025).
Sambil berseloroh, masak kos-kosan dan gedung IPB dibangun, kantor kecamatan tidak.
“Untuk itu, kami mohon kepada pihak pemerintah kota Sukabumi, untuk bangunan kecamatan Cibeureum dan kantor kelurahan Babakan sudah banyak yang bocor untuk segera diperbaiki. Mudah-mudahan bisa dibangun di tahun 2026 nanti,” harapnya.
Masih kata Yanwar Ridwan, kemudian pembangunan talut, karena wilayah kecamatan Cibeureum itukan sering banjir. Serta tidak ketinggalan kepemudaan dan karang taruna kita usulkan.
“Ini sebagai upaya untuk menggolkan program pak Wali Kota Sukabumi yang baru,” pungkasnya. (sya).





























