SUKABUMITIMES.COM – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 dengan penuh kesederhanaan dan cara yang khidmat yang bertempat di Gedung dan halaman MAN 2 Kota Sukabumi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji, jajaran Forkopimda Kota Sukabumi, yakni Ketua DPRD, Kapolres Sukabumi Kota, Pak Dandim 0607 Kota Sukabumi, dan Kajari Kota Sukabumi, juga Kepala Kemenag Kota Sukabumi Samsul Puad, beserta jajarannya, serta keluarga besar Kemenag.
Ketua panitia HAB Kemenag ke-79 Tingkat kota Sukabumi Apipudin mengaku senang, karena pelaksanan upacara ini berjalan lancar.
“Alhamdulillah kegiatan tadi begitu meriah dan berkelas, meskipun diakuinya masih ada satu dua kekurangan. Namun, itu semua justru menjadi evakuasi dan perbaikan ke depannya,” kata Apipudin pada Jumat (3/1/2025).
Apipudin tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam acara ini.
“Terimakasih kepada semuanya yang tidak bisa saya sebutkan atau persatu. Semoga apa yang telah didermakan menjadi amal sholeh dan mendapat penggantian yg berlipat ganda dari Allah SWT,” ucapnya.
Pada kesempatan ini juga dibacakan naskah sejarah Kemenag oleh Kepala Kemenag Kota Sukabumi Samsul Puad dihadapan para peserta upacara.
Kepala Kemenag Kota Sukabumi Samsul Puad mengungkapkan bahwa sengaja melaksanakan upacara Peringatan HAB kali ini dengan penuh kesederhanaan di satker MAN 2 Kota Sukabumi.
“Menag tidak seperti biasanya, terdahulu kita melaksanakan upacara seperti ini di Lapang Merdeka, namun kali ini sengaja dilaksakan di Satker MAN 2 Kota Sukabumi,” ungkap Samsul Puad.
Ia menerangkan pelaksanan upacara secara sederhana ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Agama No. 36 Tahun 2024 tentang pedoman Peringatan HAB Tahun 2025.

“Bahwa upacara peringatan HAB ini dilaksanakan secara sederhana,” terangnya.
Dalam paparan naskah sejarah Kemenag, khususnya kota Sukabumi ini berdiri pada tahun 1975 dengan Kepala Kantor Pertama yaitu H. Muhammad Yunus Hamzah yang berkantor di Jalan Suryakencana Kota Sukabumi sampai dengan tahun 1982.
“Pada awalnya Kemenag kota Sukabumi itu tergabung dengan Departemen Agama (Depag) kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Selanjutnya pada bulan April 1982, Departemen Agama Kota Sukabumi memiliki Kantor tersendiri di jalan Taman Bahagia No. 32 Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi yang diresmikan saat itu oleh Walikota Sukabumi H. Soejoed.
“Adapun sejarah pergantian Kepala Kantor, sampai saat ini tercatat sudah ada 14 Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi. Kepala Kantor Pertama adalah H. Muhammad Yunus Hamzah, yang menjabat dari tahun 1975 hingga 1983. Dan sejak 05 Oktober 2022 sampai dengan sekarang Kementerian Agama Kota Sukabumi dipimpin oleh saya, H. Samsul Puad,” ujarnya.
Samsul Puad merinci bahwa bahwa Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi saat ini
memiliki Pegawai 1003 Orang, Terdiri dari 333 PNS, PPPK 50 Orang dan 720 Non PNS.
“Memiliki 7 KUA Kecamatan, menaungi 59 RA, 27 MI, 27 MTs dan 19 MA, serta membina 195 Madrasah Diniyah, 119 Pondok Pesantren dan 157 TPQ, beserta membina 1.118 Masjid dan Mushola, 15 Gereja, 2 Vihara dan 1 Pura hingga bermitra dengan 3 KBIH, 5 PPIU di Kota Sukabumi,” rincinya.

Kepala Kemenag Kota Sukabumi juga menyampaikan capaian prestasi siswa madrasah di tingkat nasional, yakni sebanyak 121 prestasi juara selama tahun 2024.
“Ini meliputi juara Tahfidz, Marawis, Marching Band, Paskibra, Taekwondo, Olimpiade Sains,” bebernya.
Samsul Puad melihat dengan potensi yang dimiliki Kemenag Kota Sukabumi tersebut, ia berharap visi Kementerian Agama 2025-2029, yaitu “Terwujudnya masyarakat yang cerdas dan maslahat Menuju Indonesia Emas 2045” dapat terealisasi.
“insyaAllah kami berkomitmen akan terus bersinergi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang Bahagia Lahir Bathin,” tutupnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji yang didaulat menjadi pembina upacara perintah HAB Kemenag ke-79 mengungkapkan bahwa kondisi kerukunan umat beragama di Kota Sukabumi alhamdulillah jadi kota toleran sepuluh besar nasional.
“Ini bukti kerukunan di Kota Sukabumi sudah terimplementasi dengan baik serta menunjukkan kondusivitas dan menumbuhkan perekonomian karena terjaga keamanan dan ketertiban,” ungkap Kusmana Hartadji.
Pj Wali Kota Sukabumi saat membacakan sambutan Menteri Agama Nasarudin Umar yang menekankan pada tema peringatan HAB Kemenag Ke-79, yaitu Umat Rukun Menuju Indonesia Emas.
Mengutip dari Nasarudin Umar, bahwa dunia saat ini sedang dihadapkan pada tantangan global berupa kerusakan alam yang berujung pada terjadinya perubahan iklim, dan bencana ekologis yang melahirkan kemiskinan.
“Ancaman kekurangan bahan makanan harus di sikapi secara serius. Indonesia dengan masyarakat yang religius, suara pemimpin dan tokoh agama sangat dinantikan,” ucapnya.
Masih kata Kusmana, disini Kemenag dituntut mampu untuk menyelaraskan kehidupan yang harmonis dengan alam, lingkungan, dan budaya yang sejalan dengan Asta Cita presiden.
“Suara agama sangat dibutuhkan dalam kampanye pencegahan kerusakan iklim,” demikian diungkapkan Kusmana Hartadji sebagaimana dikutip dari sambutan Nasarudin Umar.
Selain itu, salah satu yang menjadi sorotan pada peringatan HAB Kemenag adalah peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan pada semua jenjang, jalur dan jenis pendidikan. Menag Nasarudin menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci dan tumpuan masa depan bangsa yang harus difasilitasi dengan sistem pendidikan yang berkualitas.
“Proses pendidikan akan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dalam karakter, penguasaan sains, teknologi, literasi, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” pungkas Nasarudin melalui Pj Wali Kota Sukabumi. (sya)































