SUKABUMITIMES.COM – Kolaborasi antar Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi menggelar Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) tingkat kota Sukabumi.
MTQH Tingkat kota Sukabumi yang mengambil tema “Melalui MTQH Kita Wujudkan Masyarakat Cinta Al Quran untuk Kota Sukabumi yang Bahagia Lahir dan Batin” diikuti sejumlah peserta sebanyak 224 kafilah dari 10 cabang wajib yang diperlombakan bertempat di komplek Pesantren Terpadu (PT) Hayatan Thayyibah Kota Sukabumi dari tanggal 27 hingga 29 Desember 2024.
Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji mengatakan InsyaAllah dengan kegiatan MTQH akan membawa hal-hal yang positif bagi prestasi di kota Sukabumi dan akan menjadi juara di beberapa cabang yang dilombakan nantinya.
“Mudah-mudahan tidak hanya dilombakan saja tapi dapat diimplementasikan oleh kita semua,” kata Kusmana Hartadji kepada sukabumitimes.com yang didampingi oleh Pj. sekda kota Sukabumi Hasan Ashari dan Ketua Umum LPTQ Kota Sukabumi Andri Firmansyah pada Jumat (27/12/2024).
Kusmana juga mengungkapkan nuansa-nuansa Islam memang tidak bisa dilepaskan dari kota Sukabumi.
“Mudah-mudahan MTQH ini bisa terus berlanjut dan memang harus dipertahankan, agar nuansa islami lebih nempel di kota Sukabumi,” ungkap kang Tutus begitu biasa Pj Wali Kota Sukabumi itu dipanggil.
Masih ujar Kusmana, adapun target dalam perlombaan atau kompetisi MTQH, kafilah kota Sukabumi nantinya bisa menjadi juara di tingkat yang lebih tinggi, bukan hanya di provinsi namun juga nasional bahkan kalau bisa lebih lagi.

“Mudah-mudahan dengan tahapan seleksi ini muncul potensi-potensi yang dapat mewakili untuk ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” harapnya.
Pj Wali Kota Sukabumi mengapresiasi yang sangat tinggi atas pelaksanaan MTQH ini, dimana ini momentum yang bukan hanya silaturahmi, namun juga akan lebih bermakna manakala peserta mengikuti setiap perlombaan dengan tekun dan hikmat.
“Untuk para peserta, hendaknya diniati dengan hati yang ikhlas, semata-mata hanya mencari Ridha Allah SWT dengan menyiarkan ajaran Allah dan Rasul Nya melalui Al Quran, sehingga apa yang diperolehnya nanti dalam MTQH bermakna bagi peserta dan orang-orang sekitarnya,” ujarnya.
Masih pesan Kusmana kepada peserta MTQH Jangan lupa untuk meminta doa restu kepada kedua orang tua sebelum mengikuti perlombaan ini.
“Karena restu merekalah kalian sampai pada tahap ini. Selain itu juga bersungguh-sungguh dalam mengikuti kompetisi ini dan selalu memperhatikan bimbingan dan arahan dari pembina, sehingga memperoleh hasil yang maksimal,” pesannya.
Nah ini yang paling penting, untuk para juri harus profesional dan tidak ada keberpihakan kepada salah satu atau kelompok tertentu.
“Keberpihakan hanya kepada prestasi saja,”
Kemudian, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Samsul Puad mengungkapkan terimakasih kepada pimpinan PT Hayatan Thayyibah yang telah merelakan tempatnya untuk penyelenggaraan MTQH tingkat kota Sukabumi.
“Hari ini (Jumat, 27/12/2024), PT Hayatan Thayyibah mendapat berkah dari Allah SWT, karena sudah diberi kepercayaan untuk penyelenggaraan MTQH tingkat kota Sukabumi,” ungkap Samsul Puad dalam sambutannya.

Mudah-mudahan ini menjadi ajang sesungguhnya pencarian bakat pengakuan potensi diri kita.
“Jangan sampai orang Sukabumi menjadi juara di provinsi lain, jangan sampai orang-orang Sukabumi menjadi wakil daerah lain, walaupun itu semua sah-sah saja. Saya ingin juara-juara dari kota Sukabumi yang mewakili kabupaten atau provinsi lain untuk menjadi juara di tanahnya sendiri,” harap Kakan Kemenag Kota Sukabumi.
Ia mengajak untuk menggali potensi itu, siapa warga masyarakat kota Sukabumi yang bisa, yang mampu dan ternyata keindahan Al Quran itu ada di kota Sukabumi.
“Mudah-mudahan dengan perlombaan MTQH ini akan nampak dan muncul yang akan mewakili kota Sukabumi ke jenjang provinsi Jawa Barat bahkan nasional,” ujar Puad.
Demikian juga, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Sukabumi Andri Firmansyah dalam sambutannya menjelaskan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini antara lain meningkatkan jiwa umat Islam terhadap kitab suci Alquran dan meningkatkan semangat membaca, mempelajari dan mengamalkan.
“Untuk meningkatkan potensi dan kemampuan peserta di masing-masing cabang yang dilombakan, serta membangun hubungan emosional peserta, pembina dan official,” jelas Andri dalam sambutannya pada Jumat (27/12/2024).
Sementara itu, Kepala SMA PT Hayatan Thayyibah Zaenal Arifin selaku tuan rumah mengucapkan terimakasih atas kepercayaan tempat ini menjadi lokasi pelaksanaan MTQH tingkat kota Sukabumi.
“Alhamdulillah atas kepercayaannya, SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah menjadi tempat pelaksanaan MTQH tahun 2024 ini,” ucap Zaenal Arifin.
Ia juga tidak lupa merasa bersyukur dan bahagia karena bisa ikut berkontribusi pada perhelatan MTQH.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus memotivasi kaum muslimin untuk mempelajari Alquran baik dari sisi kefasihan, keindahan bacaan, pemahaman serta keindahan tulisan,” ujarnya.
Zaenal Arifin mengaku senang manakala ada beberapa tambahan cabang lomba dalam MTQH tahun ini.
“Terlebih sekarang ini ada beberapa tambahan cabang lomba seperti hafalan hadits dengan sanad dan tanpa sanad, kaligrafi digital dan lain-lain,” ujar sosok yang murah senyum ini.
Pihaknya berharap, semoga kegiatan berjalan lancar dan diliputi keberkahan, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan semangat menjalankan agama.
“Yang tak kalah penting, juga semoga terlahir potensi terbaik yang akan mewakili Kota Sukabumi pada ajang MTQH tingkat provinsi Jawa Barat,” harapnya.
“Sebagai tempat pelaksanaan kegiatan MTQH tahun ini, semoga menjadi wasilah untuk mendapatkan keberkahan,” pungkasnya. (sya)






























