SUKABUMITIMES.com – Komandan Posko IV Pemadam Kebakaran (Damkar) Parungkuda, Acep Fatah, menyampaikan bahwa satu unit mobil angkutan jenis Colt Mini dengan nomor polisi F 7888 UA hangus terbakar saat terparkir di Jalan Raya Parungkuda, tepatnya di sekitar pos polisi depan Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/11/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan pengemudi kendaraan mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke klinik oleh rekannya.
Acep mengatakan, pihaknya menerima laporan darurat sekitar pukul 07.58 hingga 08.00 WIB. Petugas gabungan kemudian langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Tim kami tiba di lokasi pada pukul 08.03 WIB dan mendapati api sudah membesar serta membakar seluruh badan mobil. Berdasarkan informasi di lapangan, pengemudi mobil tersebut dikabarkan mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke klinik oleh rekannya,” ujar Acep.
Menurutnya, saat kejadian kendaraan sedang terparkir di dekat area pangkalan atau deretan gerobak pedagang kaki lima, tidak jauh dari pos polisi.
Mobil tersebut diduga tengah bersiap untuk berangkat atau hendak jalan setelah sebelumnya terparkir. Namun, tiba-tiba muncul percikan api yang kemudian membesar dan melahap seluruh bagian kendaraan.
“Kondisi mobil saat itu sedang parkir di depan dekat pospol. Kelihatannya mau jalan, pas mau hidup kayaknya ada percikan atau gimana, wallahualam, karena saat kami tiba api sudah besar membakar seluruh badan kendaraan,” jelasnya.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar mengerahkan tiga unit kendaraan pemadam dari Posko Parungkuda, Posko Cicurug, dan Posko Cibadak.
“Sebanyak kurang lebih 17 personel diterjunkan langsung ke titik lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar 25 menit,” ungkap Acep.
Meski demikian, proses pemadaman sempat terkendala pasokan air yang harus didatangkan dari lokasi cukup jauh. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi kendaraan dinyatakan dingin, petugas melakukan pemeriksaan terhadap bangkai mobil.
Hasilnya, petugas menemukan sejumlah puing bekas jerigen yang ikut terbakar di dalam kendaraan. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut.
“Setelah api padam dan kondisi sudah dingin, kami sempat periksa ke bagian dalam dan menemukan banyak bekas jerigen yang sudah ikut terbakar,” katanya.
Namun, Acep menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan apakah jerigen tersebut digunakan untuk menampung bahan bakar minyak (BBM) atau justru membawa muatan lainnya.
“Kami belum bisa menyimpulkan secara pasti terkait hal tersebut,” pungkasnya. (sya)


























