SUKABUMITIMES.com – Momen haru terjadi ketika Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki dikerumuni sejumlah emak-emak saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Taman Cipelang Herang, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Selasa (11/8/2026).
Kehadiran Ayep Zaki di tengah masyarakat langsung menarik perhatian warga. Sejumlah emak-emak tampak mendekat dan mengerumuni sang wali kota. Momen tersebut menjadi gambaran kedekatan sekaligus antusiasme masyarakat terhadap pemimpinnya.
Usai kegiatan, Ayep Zaki mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Sukabumi untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi di daerah.
Menurut Ayep, anggaran kegiatan tersebut bersumber dari hadiah yang diperoleh Kota Sukabumi setelah meraih juara kedua dalam upaya mempertahankan stabilitas inflasi tingkat Pulau Jawa.
“Hadiah yang berupa anggaran ini kita belanjakan untuk pangan murah. Kegiatan ini akan dilaksanakan di 35 titik di Kota Sukabumi,” ujar Ayep.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut karena tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mampu menggairahkan perekonomian masyarakat.
“Mulai dari pelaku UMKM, pedagang, sampai pengusaha lainnya. Respon masyarakat cukup baik dan kita berkomitmen program-program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat terus kita jalankan,” katanya.
Ayep menambahkan, harga kebutuhan pokok dalam Gerakan Pangan Murah tersebut relatif lebih rendah dibandingkan harga di pasaran.
Perbedaannya, kata dia, dapat mencapai sekitar 20 persen karena sejumlah komoditas yang dijual mendapatkan subsidi.
“Kalau dibandingkan dengan harga pasar, perbedaannya cukup lumayan, sekitar 20 persen lebih murah. Tentunya barang-barang ini merupakan barang subsidi,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi Yadi Muhammad Erlangga mengatakan, Gerakan Pangan Murah menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
Komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, telur, daging hingga berbagai jenis sayuran.
Dalam pelaksanaannya, DKP3 Kota Sukabumi menggandeng sejumlah pihak, mulai dari asosiasi pangan, pelaku UMKM hingga Koperasi Merah Putih Kecamatan Warudoyong.
Yadi berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebaik mungkin sekaligus memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.
“Partisipasi masyarakat diharapkan bisa menggairahkan perekonomian. Harga yang kami tawarkan juga dijamin lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar Yadi.
Ia menjelaskan, Gerakan Pangan Murah akan digelar secara bertahap di 35 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kota Sukabumi.
“Semua titik akan kita sisir sampai bulan Desember. Kami berpesan agar event ini bisa dimanfaatkan masyarakat karena dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Antusiasme warga, khususnya para emak-emak yang mengerumuni Wali Kota Ayep Zaki, menjadi salah satu gambaran bahwa program pangan murah mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Selain membantu menjaga daya beli, program tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi di Kota Sukabumi. (rus).

























