SUKABUMITIMES.COM – Cuaca ekstrem, berupa Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Sukabumi pada Jumat 5 Desember 2025 sejak pukul 13.00 WIB menyebabkan sejumlah titik di kota Sukabumi terdampak.
Berdasarkan data update yang diperoleh sukabumitimes.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi sampai pukul 220.00 WIB tercatat ada 11 titik terdampak banjir limpasan, 3 titik longsor, serta pohon tumbang di kelurahan/kecamatan Warudoyong, dan akibat cuaca ekstrem mengakibatkan 3 rumah rusak sedang hingga berat.
Kepala Pelaksanaan (Kalak) BPBD Kota Sukabumi Yosep Sabaruddin mengungkapkan ada kurang lebih 18 titik di kita Sukabumi yang terdampak langsung dari cuaca ekstrem.
“Hujan deras dan juga adanya penyumbatan sampah disertai Angin Kencang serta saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik menjadi penyebab utama kejadian yang terjadi di kota Sukabumi pada hari ini,” ungkap Kalak pada Jumat (5/12/2025).
Kalak Yosep mengatakan setelah mendapat laporan dari warga, tim BPBD langsung bergegas menuju ke titik kejadian untuk melakukan tindakan yang dianggap perlu dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak lambang.
“Kami langsung membagi tugas dengan melibatkan tidak kurang dari 29 petugas, karena mengingat banyaknya titik kejadian,” kata Kalak.
Untuk saat ini, pihak BPBD kota Sukabumi masih terus membuat dengan masyarakat untuk melakukan penanganan.
“Kami terus memonitor titik-titik kejadian tersebut, yang dibantu oleh pihak yang terlibat secara langsung, baik dari pihak DPUTR Kota Sukabumi, PLN Kota Sukabumi, kecamatan, Kelurahan, TNI/Polri, Relawan Sehati, PMI Kota Sukabumi, RT/RW, maupun Masyarkat,” bebernya.
Namun, begitu yang wajib untuk disyukuri Sampai berita ini dimuat tidak ada korban jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian dari sisi materiil masih terus kami lakukan pendataan,” ujar Yosep.
Masih menurut Kalak BPBD kota Sukabumi ini, hampir semua di tujuh kecamatan terdapat titik kejadian akibat cuaca ekstrem ini.
“Kerugian materiil dan tafsiran kerugian masih dalam tahap penghitungan,” lanjutnya.
Kalak Yosep mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, longsor, dan angin kencang.
“Jangan bepergian saat hujan besar, pahami area rawan bencana di sekitar kita, jaga kebersihan saluran air untuk cegah banjir, serta tingkatkan Kewaspadaan,” pungkasnya.
Adapun titik kejadian di Kota Sukabumi, yaitu:
Banjir Limpasan:
- RT 02 RW 05 Kelurahan Cikole Kecamatan Cikole
- RW 07 Kelurahan Cikole
- RT 07 RW 04 Kelurahan Benteng
- Perum Pesona Gardenia Asri 1 kelurahan Subangjaya
- Pesantren Al-Amannah RW 02 Kelurahan Dayeuh luhur Kecamatan Warudoyong
- Lio santa RT 04 RW 01 kelurahan Gedongpanjang – Banjir Sempat menutup akses jalan
- Jl.Bhayangkara Gg. H. Kholil RT 05 RW 09 Kelurahan Selabatu – Dampak 11 Unit rumah terendam warga terdampak masih dalam pendataan
- KP Kuta Lebak Rt 02 RW 05 Kelurahan Sriwidari Kecamatan Gunungpuyuh – Dampak dua unit rumah tergenang
- Sukamaju RT 01 RW 09 kelurahan/Kecamatan Baros Baros kota sukabumi
- SMK PASIM jl. Prana no 8A Kelurahan Cikole
- Rt 04 RW 04 kelurahan Nanggeleng
Longsor
- RW. 18 kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole – Dampak sebagian akses jalan tidak bisa dilalui karena mengancam badan jalan dengan luas terdampak P. 20 Meter L. 3 T 10 m
- Perum Taman Asri RT 04 RW 14 Kelurahan Subangjaya kecamatan Cikole – dengan Lebar kurang lebih 3 meter
- Jalan Aminta Azmali RT. 01/10 kelurahan Sriwidari kecamatan. Gunungpuyuh – dampak material longsoran sebagian menutupi akses jalan
Pohon tumbang
- Pohon Tumbang – R6t 7 RW 3 Kelurahan/Kecamatan Warudoyong.
Cuaca Ekstrem:
- Sebagian atap rumah ambruk – Jalan Nangela RT 04 Rw 08 Kelurahan Baros kecamatan Baros Kota Sukabumi. Dampak sebagian atap bagian dapur ambruk dan mengancam ruangan lainnya warga terdampak Siti Jubaedah 1 KK 3 Jiwa
- Dinding Belakang Rumah Ambruk – RT 03/04 Kelurahan Subangjaya Kecamatan Cikole – dampak sebagian dinding dapur ambruk Dengan Luas terdampak ± P:6 M T: 3M dan warga terdampak 2 KK 5 Jiwa
- Sebagian tap ambruk – Kp. Tegal Pari RT. 01/08 kelurahan Gunungpuyuh. Menurut informasi warga rumah yg terdampak ada 4 rumah, untuk sementara sebagian ada yg sudah di pasang asbes sementara oleh warga. (sya)


























