Kapan Hari Ayah Diperingati dan Bagaimana Sejarahnya? 

SUKABUMITIMES.COM – Hari ayah meskipun tidak sepopuler peringatan hari ibu, namun tidak ada salahnya untuk mengingatkan kepada kita Bagaimana perjuangan seorang ayah bagi keluarganya.

Nah, kita harus mengetahui kapan dan bagaimana sejarahnya sehingga ditetapkan sebagai hari ayah.

Hari Ayah Nasional diperingati pada tanggal 12 November tiap tahunnya.

Sedangkan pada tahun ini, Hari Ayah Nasional 2025 jatuh pada 12 November 2025 yang bertepatan dengan hari Rabu.

Banyak negara juga memperingati hari ayah selain Indonesia. Sebut saja negara Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hongkong. Namun dalam merayakan hari ayah ini mempunyai tanggal yang berbeda.

Sejarah Hari Ayah

Tanggal perayaan Hari Ayah Nasional dipilih dalam acara Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP), sebuah paguyuban lintas agama dan budaya yang diinisiasi berbagai tokoh dari berbagai daerah.

PPIP mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu di Solo, Jawa Tengah, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu pada tahun 2005.

Sayembara tersebut juga menghasilkan pertanyaan populer seperti “Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan Peringatan Hari Ayah?”.

Setelah pertanyaan tersebut dilontarkan oleh para partisipan, PPIP melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta untuk mengajukan usulan penetapan Hari Ayah Nasional.

DPRD Surakarta akhirnya melakukan kajian panjang dan pada tanggal 12 November 2006, PPIP mendeklarasikan Hari Ayah Nasional untuk Indonesia yang pertama di Solo.

Deklarasi tersebut ditandai dengan peluncuran “Buku Kenangan untuk Ayah” atau disebut juga “Buku Bunga Rampai Tentang Ayah”, yang berisi kumpulan surat-surat terbaik dari anak-anak kepada ayah mereka.

PPIP juga sempat mengirimkan buku dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden RI pada saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan bupati di penjuru Indonesia yang menegaskan penetapan tanggal tersebut.

Tanggal 12 November kemudian secara resmi ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional setiap tahunnya.

Masyarakat dari seluruh daerah memberikan bentuk apresiasi dan penghormatan terhadap peran dan kontribusi penting seorang ayah dalam keluarga dan masyarakat, yang seringkali perannya terabaikan atau kurang diakui dibandingkan peran ibu.

Hari Ayah Nasional adalah momentum penting untuk mengakui dan menghargai peran seorang ayah yang seringkali sunyi, namun memiliki kontribusi besar dalam keluarga dan masyarakat.

Hari Ayah Nasional menjadi pengingat bahwa peran ayah sama pentingnya dengan ibu.

Ayah sering kali diasosiasikan sebagai pencari nafkah. Padahal perannya jauh lebih luas, termasuk sebagai pelindung, teladan, pendidik moral, dan motivator. (net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *