Reses DPRD Kota Sukabumi, Agus Rachman Mustafa Serap Aspirasi Warga soal Pendidikan dan Kesehatan

SUKABUMITIMES.com – Kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, menjadi perhatian dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Sukabumi, Agus Rachman Mustafa, pada masa persidangan pertama Tahun Sidang 2026–2027.

Kegiatan reses yang berlangsung di wilayah Kelurahan Sukakarya, Minggu (1/11/2026), dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan pelayanan publik dan fasilitas penunjang kesehatan masyarakat.

Reses tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Gundar Kolyubi, sejumlah warga, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pertemuan itu, Agus mengatakan bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan sebagian besar berkaitan dengan bidang pendidikan dan kesehatan, dua sektor yang menurutnya menjadi kebutuhan mendasar dan harus mendapat perhatian pemerintah.

“Usulan yang disampaikan warga tentunya akan kami lihat sesuai dengan bidang yang menjadi perhatian saya, khususnya pendidikan dan kesehatan. Karena dua sektor ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Agus.

Salah satu aspirasi yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah kebutuhan fasilitas penunjang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Warga mengusulkan pengadaan sejumlah perlengkapan, mulai dari alat tulis kantor (ATK), laptop, hingga sarana pendukung lainnya untuk menunjang kegiatan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Agus, berbagai usulan tersebut akan diperjuangkan dan direalisasikan secara bertahap melalui sejumlah jalur, baik melalui program pemerintah daerah, mekanisme aspirasi anggota DPRD, maupun bantuan secara pribadi sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Ia menegaskan, tidak semua aspirasi dapat direalisasikan sekaligus. Pelaksanaannya harus mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.

“Usulan hasil reses ini akan kami tindak lanjuti secara bertahap. Tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan yang paling mendesak dan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Agus berharap, kegiatan reses dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Dengan demikian, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat disampaikan secara langsung dan menjadi bahan perjuangan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Ia juga menilai, penguatan fasilitas Posyandu perlu mendapat perhatian karena keberadaannya menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan dasar di lingkungan masyarakat.

Melalui reses tersebut, aspirasi warga diharapkan tidak berhenti sebatas catatan pertemuan, tetapi dapat dikawal hingga masuk dalam pembahasan program dan kebijakan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *