Longsor Terjang Rumah di Bantaran Sungai Cipelang Sukabumi, Bangunan Rusak Berat

SUKABUMITIMES.com – Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Yoseph Sabarudin, mengungkapkan bahwa tanah longsor terjadi di Jalan Merbabu RT 01 RW 04, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Berdasarkan hasil assessment BPBD, longsor dipicu pengikisan pondasi bangunan yang berdiri tepat di bantaran Sungai Cipelang. Kondisi tersebut menyebabkan satu unit rumah mengalami kerusakan berat.

“Longsor terjadi akibat adanya pengikisan pada bagian pondasi bangunan yang lokasinya tepat berada di bantaran Sungai Cipelang,” ungkap Yoseph.

Ia menjelaskan, area terdampak longsor memiliki panjang sekitar 12 meter, tinggi 12 meter, dan lebar 5 meter. Material longsoran juga menutupi sebagian aliran Sungai Cipelang.

“Akibat kejadian tersebut, satu unit bangunan mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat. Selain itu, material bangunan yang longsor menutupi sebagian aliran Sungai Cipelang,” jelasnya.

Menurut Yoseph, rumah milik warga bernama Tatang tersebut sebenarnya sudah tidak dihuni selama kurang lebih satu bulan terakhir. Hal itu dilakukan karena kondisi bangunan sebelumnya telah mengalami keretakan sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan penghuninya.

“Rumah tersebut sudah mengalami keretakan. Karena kondisi bangunannya dinilai membahayakan, dalam waktu satu bulan ke belakang rumah itu sudah tidak dihuni,” katanya.

Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang diterima dari Ketua RW setempat, rumah beserta tanah yang terdampak longsor tersebut diketahui tidak memiliki sertifikat kepemilikan.

“Menurut informasi dari Ketua RW, rumah dan tanah tersebut tidak memiliki sertifikat,” tambah Yoseph.

BPBD Kota Sukabumi telah melakukan assessment untuk mengetahui kondisi kerusakan dan dampak longsor di lokasi kejadian. Sementara itu, penanganan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026).

“Untuk penanganan lebih lanjut, rencananya akan dilakukan pada Sabtu, 31 Oktober 2026,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *