Terpeleset Saat Kuras Sumur, Pria di Ciemas Sukabumi Terjebak 32 Menit Sebelum Dievakuasi

SUKABUMITIMES.com – Niat menguras sumur justru berujung petaka. Hadad (53), warga Kampung Tamanjaya, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, terpeleset dan terjatuh kembali ke dalam sumur yang tengah dikurasnya, Kamis (22/10/2026) pagi.

Beruntung, kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Ciemas berhasil menyelamatkan nyawanya setelah proses evakuasi berlangsung sekitar 32 menit. Peristiwa tersebut terjadi ketika Hadad hendak naik ke permukaan sumur. Namun, kondisi sumur yang dipenuhi lumpur membuat pijakannya licin hingga ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh kembali ke dalam sumur.

Situasi darurat itu membuat warga segera meminta bantuan petugas Damkar Ciemas. Laporan diterima pada pukul 09.51 WIB. Tanpa menunggu lama, petugas bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.03 WIB untuk melakukan operasi penyelamatan.

Danton Damkar Sektor Ciemas, Rusman, mengatakan, setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan dengan mempertimbangkan kondisi sumur yang licin dan dipenuhi lumpur. Proses evakuasi membutuhkan kehati-hatian agar korban dapat dikeluarkan dengan selamat tanpa menimbulkan risiko tambahan bagi petugas penyelamat.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 10.35 WIB, Hadad berhasil dievakuasi dari dalam sumur dalam keadaan selamat. Seluruh petugas yang terlibat dalam operasi penyelamatan juga dilaporkan aman

“Penanganan ini merupakan bagian dari tugas pelayanan penyelamatan yang dijalankan Damkar, tidak hanya terbatas pada pemadaman kebakaran,” ujarnya.

“Nah, begitu menerima laporan, petugas segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Alhamdulillah, korban berhasil diselamatkan dan proses penanganan berjalan dengan aman,” imbuhnya.

Rusman menjelaskan, kondisi sumur yang dipenuhi lumpur menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai dalam kejadian tersebut. Permukaan licin dapat meningkatkan risiko terpeleset, terlebih ketika seseorang beraktivitas di dalam sumur atau berusaha naik ke permukaan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat menguras maupun membersihkan sumur. Kondisi lingkungan harus diperiksa terlebih dahulu, dan aktivitas berisiko tidak boleh dipaksakan apabila situasi tidak memungkinkan.

“Dalam situasi seperti ini, keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar sumur, terlebih ketika menguras atau membersihkannya. Pastikan kondisi aman dan jangan memaksakan diri apabila situasinya berbahaya,” tambahnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *