Buaya 3 Meter Terjerat Jaring di Simpenan Sukabumi Berhasil Dievakuasi, Satu Ekor Lagi Masih Berkeliaran

SUKABUMITIMES.com – Kemunculan buaya berukuran jumbo membuat warga Kampung Cibubuay, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dibuat waspada.

Seekor buaya dengan panjang diperkirakan sekitar 3 meter dan berat diperkirakan mencapai 70 kilogram berhasil dievakuasi setelah terjerat jaring ikan milik warga, Rabu (7/10/2026) malam.

Buaya tersebut ditemukan dalam kondisi terjerat di kawasan sungai yang menjadi lokasi aktivitas warga. Keberadaannya sontak mengundang perhatian karena ukurannya cukup besar dan berpotensi membahayakan warga yang beraktivitas di sekitar sungai maupun muara.

Mendapat laporan tersebut, tim penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi Pos Palabuhanratu langsung bergerak menuju lokasi. Petugas kemudian melakukan proses evakuasi dengan penuh kewaspadaan hingga akhirnya reptil ganas tersebut berhasil diamankan.

Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan DPKP Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman mengatakan, petugas bergerak setelah menerima laporan masyarakat mengenai seekor buaya yang terjerat jaring tangkapan ikan.

“Setelah mendapat laporan adanya seekor buaya yang terjerat jaring tangkapan warga, tim langsung bergerak ke lokasi. Alhamdulillah, bersama tim kami berhasil mengevakuasi buaya tersebut,” ujar Tatang.

Menurutnya, buaya yang berhasil dievakuasi memiliki panjang kurang lebih 3 meter, dengan berat diperkirakan mencapai 70 kilogram. Ukuran tersebut membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan sembarangan.

“Petugas harus memastikan penanganan berlangsung aman, baik bagi personel penyelamat maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi,” jelasnya.

Yang membuat warga semakin resah, kata Tatang, buaya yang berhasil dievakuasi diduga bukan satu-satunya reptil yang berada di kawasan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima petugas dari masyarakat, sebelumnya terlihat dua ekor buaya di sekitar lokasi.

“Informasi dari warga, buaya tersebut tidak satu. Tadi informasinya ada dua ekor. Namun, yang terjerat jaring dan berhasil ditangkap baru satu ekor,” ungkapnya.

“Artinya, masih ada kemungkinan satu ekor buaya lainnya berada di sekitar kawasan sungai atau muara. Kondisi ini membuat warga yang selama ini beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama para pemancing, diminta tidak lengah,” imbuhnya.

Tatang mengimbau masyarakat sekitar maupun warga dari luar daerah yang biasa memancing agar meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di sekitar sungai serta muara yang diduga menjadi habitat buaya.

“Kami mengimbau warga sekitar maupun warga luar yang memang suka memancing di sekitar wilayah sungai tersebut untuk berhati-hati dan mengurangi aktivitas memancing atau aktivitas lainnya di sekitar muara maupun sungai. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Tatang. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *