SUKABUMITIMES.com – Kepala SDN Cisarua Kota Sukabumi, Gina Damayanti, menyampaikan bahwa peningkatan prestasi siswa menjadi salah satu fokus yang terus didorong sejak dirinya memimpin sekolah tersebut pada 28 Februari 2026.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Salah satunya terlihat dari capaian Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Cikole tahun 2026 yang meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini prestasi siswa mengalami peningkatan,” ujar Gina Damayanti kepada sukabumitimes.com pada Selasa (29/9/2026).
Pada FTBI tingkat Kecamatan Cikole tahun 2025, SDN Cisarua mencatat tiga siswa yang berhasil meraih tiga piala. Tidak ada siswa yang melanjutkan ke tingkat Kota Sukabumi.
Sementara pada 2026, capaian meningkat menjadi 13 siswa dengan total 13 piala. Bahkan, empat siswa berhasil menjadi wakil untuk mengikuti FTBI tingkat Kota Sukabumi.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, peningkatannya cukup pesat,” katanya.
Empat siswa yang melaju ke tingkat kota masing-masing berasal dari kategori Borangan Putri, Borangan Putra, Aksara Sunda Putri dan Sajak Putri.
FTBI sendiri mempertandingkan tujuh cabang lomba, yakni Sajak, Ngadongeng, Borangan, Aksara Sunda, Carita Pondok, Pupuh dan Biantara.
Dalam pelaksanaannya, SDN Cisarua mengirimkan masing-masing satu peserta putra dan putri pada setiap cabang lomba, sehingga total terdapat 14 peserta.
“Hampir semua peserta berhasil mendapatkan piala,” jelas Gina.
Dari 14 peserta tersebut, hanya satu peserta yang belum memperoleh piala, yakni peserta pada kategori Biantara Putri. Dengan demikian, sebanyak 13 peserta berhasil membawa pulang penghargaan.
Menurut Gina, capaian tersebut tidak terlepas dari proses refleksi dan evaluasi yang dilakukan bersama jajaran guru, tenaga kependidikan serta komite sekolah.
“Kami melakukan refleksi dan evaluasi bersama,” ungkapnya.

Evaluasi tersebut mengacu pada rapor pendidikan sekolah serta berbagai capaian dalam lomba kedinasan yang telah diikuti siswa.
Dari hasil evaluasi itu, sekolah kemudian menyusun strategi untuk memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, termasuk prestasi siswa dan kemampuan numerasi yang menjadi salah satu perhatian dalam rapor pendidikan.
“Kami melihat aspek mana yang masih kurang dan perlu diperkuat,” tuturnya.
Untuk meningkatkan prestasi, pihak sekolah juga menugaskan guru yang dinilai sesuai dan kompeten dengan bidang lomba yang diikuti.
“Guru kami libatkan sesuai kompetensinya,” kata Gina.
Para guru kemudian mendampingi siswa untuk belajar, berlatih serta menggali berbagai hal yang dapat membantu mereka menghadapi perlombaan.
“Kami terus menggali potensi siswa dan mendampingi proses belajarnya,” tambahnya.
Gina mengatakan, pola pembinaan yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir berupa piala. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya proses, keberanian mencoba dan kemauan untuk terus belajar.
“Kami menanamkan pola pikir bertumbuh atau growth mindset,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa setiap siswa memiliki kelebihan dan potensi yang berbeda. Karena itu, potensi tersebut perlu terus digali dan dikembangkan.
“Semua anak memiliki kelebihan dan potensinya masing-masing,” katanya.
Menurutnya, siswa juga perlu dibiasakan untuk tidak cepat merasa puas dengan capaian yang sudah diraih.
“Yang penting terus menggali potensi diri dan mau terus belajar,” ucapnya.
Dalam menjalankan pembinaan, Gina juga berupaya mengajak sekaligus memberikan contoh kepada para siswa dan guru.
“Saya berusaha mengajak sekaligus memberi contoh,” ungkapnya.
Apresiasi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan diri siswa. Apresiasi tidak selalu diberikan dalam bentuk materi, tetapi melalui ucapan terima kasih dan penghargaan terhadap proses yang telah mereka jalani.
“Apresiasi tidak harus berupa materi,” jelas Gina.
Menurutnya, mempublikasikan proses perjuangan siswa juga menjadi salah satu bentuk apresiasi agar mereka merasa dihargai atas usaha yang telah dilakukan.
“Kami apresiasi proses yang mereka jalani,” katanya.
Gina berharap capaian FTBI tahun 2026 dapat menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar SDN Cisarua untuk terus meningkatkan prestasi di berbagai bidang.
“Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berkembang,” pungkasnya. (sya)
































