539 PMI Asal Sukabumi Berangkat ke Luar Negeri, Ayep Zaki: Ini Investasi Jangka Panjang

SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyampaikan, sebanyak 539 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) telah resmi diberangkatkan ke negara tujuan hingga Agustus 2026.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja ke luar negeri secara aman dan legal.

“Bekerja ke luar negeri bukan hanya soal meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, tetapi juga memperluas pengalaman serta wawasan internasional bagi warga kita,” ujar Ayep Zaki di Sukabumi, Rabu (16/9/2026).

Ayep mengatakan, program penempatan kerja ke luar negeri tidak semata-mata ditujukan untuk menekan angka pengangguran, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

“Ketika mereka kembali nanti, para purna PMI ini diproyeksikan menjadi agent of change atau agen perubahan sosial yang membawa nilai-nilai profesionalisme dan inovasi, khususnya untuk kemajuan Kota Sukabumi,” katanya.

Berdasarkan data Pilar 1 Ketenagakerjaan per Agustus 2026, jumlah pencari kerja di Kota Sukabumi menunjukkan perkembangan positif.

Sepanjang Agustus 2026, tercatat sebanyak 697 orang pencari kerja, atau mencapai 240 persen dari target bulanan sebanyak 291 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 237 pencari kerja dalam negeri dan 460 calon PMI.

Secara kumulatif hingga Agustus 2026, jumlah pencari kerja mencapai 5.052 orang, atau 217 persen dari target kumulatif sebanyak 2.328 orang.

“Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja terus meningkat,” ujar Ayep.

Peningkatan signifikan juga terjadi dalam program pelatihan calon PMI. Pada Agustus 2026, sebanyak 1.557 calon PMI mengikuti pelatihan, atau mencapai 938 persen dari target bulanan sebanyak 166 orang.

Sementara secara kumulatif, jumlah warga yang telah mendapatkan pelatihan persiapan bekerja ke luar negeri mencapai 2.022 orang, atau 134 persen dari target kumulatif sebanyak 1.323 orang.

“Pelatihan ini menjadi bagian penting agar masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri memiliki kesiapan dan keterampilan,” kata Ayep.

Untuk indikator keberangkatan, pada Agustus 2026 terdapat sembilan calon PMI yang diberangkatkan dari target bulanan sebanyak 83 orang.

“Secara akumulatif hingga Agustus 2026, sebanyak 539 calon PMI telah resmi diberangkatkan ke negara tujuan,” ungkapnya.

Jumlah tersebut mencapai 61 persen dari target kumulatif tahunan sebanyak 664 calon PMI.

Ayep menegaskan, Pemkot Sukabumi memiliki visi jangka panjang untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai salah satu pilar penyerapan tenaga kerja berskala nasional.

“Visi jangka panjang Pemkot Sukabumi untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai pilar penyerapan tenaga kerja berskala nasional,” tandasnya.

“Kami memiliki cita-cita besar agar Kota Sukabumi berkembang menjadi kota yang ramah migran (City of Migrant Center),” sambung Ayep.

Ia menambahkan, layanan yang dibangun pemerintah tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kota Sukabumi.

“Layanan, pelatihan, dan perlindungan yang dibangun tidak hanya terbuka bagi warga Kota Sukabumi saja, tetapi juga diproyeksikan dapat diakses seluruh masyarakat dari berbagai pelosok Indonesia,” jelasnya.

Menurut Ayep, akses tersebut ditujukan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kesejahteraan melalui jalur migrasi kerja yang aman dan legal.

“Dengan angka pelatihan yang melampaui target, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis realisasi keberangkatan PMI akan terus meningkat seiring penyelesaian administrasi dan proses penempatan resmi di negara tujuan,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *