Polres Sukabumi Kota Kerahkan 433 Personel Amankan Duel Persija vs Persib, Bobotoh Diminta Nobar di Sukabumi

SUKABUMITIMES.com — Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo mengungkapkan pihaknya mengerahkan sekitar 433 personel gabungan untuk mengantisipasi gangguan keamanan menjelang duel panas Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung.

Hal tersebut disampaikan AKBP Sentot Kunto Wibowo ketika diwawancarai sukabumitimes.com setelah menghadiri doa bersama dan solidaritas atas kelima jurnalis yang hilang kontak ketika melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau yang diselenggarakan oleh pewarta Sukabumi (PWI, IJTI, AJI) bertempat di pelataran Gedung Juang 45 Kota Sukabumi pada Jumat (11/9/2026) malam.

“Untuk pengamanan sepak bola yang akan berlangsung besok pada hari Sabtu sore antara Persija dan Persib, kita dari Polres Sukabumi Kota menerjunkan ataupun mengerahkan kurang lebih 433 personel,” ujar AKBP Sentot Kunto Wibowo.

Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia tersebut akan berlangsung Sabtu (12/9/2026) sore di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Persija bertindak sebagai tuan rumah dan pertandingan dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB.

Menurutnya, personel tersebut merupakan gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Pemerintah Kota Sukabumi.

“Itu gabungan antara Polri, TNI, dan Pemerintah Kota Sukabumi. Sehingga insyaallah pengamanan kami akan maksimal,” katanya.

Kapolres juga mengimbau para Bobotoh dan Viking di wilayah Kota Sukabumi agar tidak berangkat ke Jakarta untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

“Kita berharap juga kepada rekan-rekan Bobotoh ataupun Viking, kita semuanya nonton bareng di tempat masing-masing,” ucapnya.

“Jadi untuk rekan-rekan Bobotoh ataupun Viking yang ada di wilayah Kota Sukabumi khususnya, tidak usah nonton ke Jakarta. Jadi kita nonton bersama di tempat masing-masing,” sambungnya.

Meski fokus pada pengamanan, Sentot menyebut Polres Sukabumi Kota tetap akan melakukan kegiatan nonton bareng bersama masyarakat.

“Polres insyaallah nobar bersama-sama dengan masyarakat. Untuk Polres tidak melakukan nobar, karena kita fokus pada pengamanan,” jelasnya.

Terkait kemungkinan adanya konvoi suporter setelah pertandingan, Kapolres menegaskan pihaknya tidak melarang selama dilakukan dengan tertib dan tetap mematuhi aturan lalu lintas.

“Oh, tentu kami tidak melarang untuk rekan-rekan suporter untuk melakukan konvoi. Tentunya ada aturan-aturan yang harus dipatuhi,” tegasnya.

Ia mengingatkan para suporter untuk mengutamakan keselamatan selama melakukan konvoi.

“Seperti tetap keselamatan berlalu lintas menggunakan helm, kemudian tidak menggunakan knalpot brong, kemudian tetap menghargai pengguna jalan lainnya,” kata Sentot.

Menurutnya, konvoi yang berlangsung tertib justru akan menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Sehingga apabila konvoi tertib, kita pun senang dan masyarakat pun akan merespon dengan baik,” ujarnya.

“Sehingga kita sama-sama menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Sukabumi,” tambahnya.

Kapolres juga memastikan pihaknya telah melakukan langkah mitigasi terhadap potensi kerawanan yang mungkin terjadi sebelum maupun setelah pertandingan.

“Ya, tentunya kami sudah melakukan mitigasi,” katanya.

Pengamanan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat rivalitas Persija dan Persib memiliki sejarah panjang dan pertandingan keduanya berpotensi mengundang perhatian serta mobilitas suporter.

Polres Sukabumi Kota berharap masyarakat, khususnya para pendukung Persib dan Persija, dapat menunjukkan sikap dewasa dengan menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan warga.

“Insyaallah Persib tetap menang,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *