SUKABUMITIMES.com – Mantan Wali Kota Sukabumi periode 2018-2023, Achmad Fahmi, mengungkapkan alasan di balik pemilihan pohon Tabebuya yang kini menghiasi sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi.
Fahmi mengungkapkan, penanaman Tabebuya merupakan bagian dari penataan wajah Kota Sukabumi yang mulai dilakukan pada akhir 2022, setelah pandemi COVID-19 mulai berakhir.
“Semangat dan harapan baru tumbuh untuk segera bangkit dan kembali pulih,” tulis Fahmi melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, saat itu pemerintah berupaya mempercepat pembangunan dan penataan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Penataan diawali dari enam ruas jalan yang selama puluhan tahun dinilai semrawut,” ungkapnya.
Penataan kemudian dilanjutkan dengan pembangunan pedestrian terintegrasi di sejumlah titik, termasuk kawasan Alun-Alun Kota Sukabumi, Lapang Merdeka, Gedung Juang hingga kawasan Balai Kota.
Namun, Fahmi mengatakan penataan kota tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Penghijauan juga menjadi bagian penting untuk mempercantik sekaligus memberikan karakter baru bagi Kota Sukabumi.
“Keputusan memilih Tabebuya bukan tanpa alasan,” katanya.
Ia menjelaskan, Tabebuya memiliki filosofi tentang harapan dan pembaruan. Pohon tersebut umumnya berbunga setelah melewati musim kering atau masa sulit.
“Ketika bunga bermekaran, kehadirannya seolah menjadi penanda datangnya kehidupan baru, kesuburan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik,” jelas Fahmi.
Menurut Fahmi, filosofi tersebut sangat sesuai dengan kondisi Kota Sukabumi saat itu yang baru melewati masa pandemi.
“Filosofi tersebut terasa begitu selaras dengan semangat kita saat itu: bangkit dan tumbuh kembali setelah melewati masa pandemi COVID-19,” ungkapnya.
Kini, pohon-pohon Tabebuya tersebut telah tumbuh semakin besar dan tegak. Saat berbunga, keberadaannya turut memperkuat karakter wajah Kota Sukabumi.
“Keberadaan Tabebuya bukan sekadar elemen penghijauan atau pemanis jalan,” ujar Fahmi.
Baginya, Tabebuya telah menjadi bagian dari perjalanan Kota Sukabumi dalam melewati masa sulit sekaligus menatap masa depan.
“Bunga-bunga Tabebuya menjadi pengingat bahwa setelah melewati masa sulit, selalu ada ruang untuk tumbuh, berubah, dan kembali menaruh harapan,” pungkasnya. (sya)































