Anggaran Terbatas, Dinas PUTR Kota Sukabumi Fokus Cegah Kerusakan Jalan Meluas

SUKABUMITIMES.com — Dinas Perumahan, Permukiman, dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi memastikan perbaikan jalan tetap dilakukan meski kondisi keuangan daerah terbatas.

Pemerintah daerah memilih memprioritaskan penanganan jalan secara preventif untuk mempertahankan kemantapan jalan sekaligus mencegah kerusakan semakin meluas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kota Sukabumi, Henry Yoswara, mengatakan keterbatasan anggaran membuat tidak seluruh ruas jalan yang mengalami kerusakan dapat langsung diperbaiki.

“Walaupun keuangan daerah terbatas, kami berusaha untuk mempertahankan fungsi jalan. Lebih kepada preventif untuk mencegah kerusakan jalan yang lebih luas,” ujar Henry saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026).

Menurut Henry, penanganan jalan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan. Ruas jalan dengan kerusakan ringan masih memungkinkan ditangani melalui pemeliharaan, sedangkan kerusakan berat membutuhkan metode penanganan berbeda dan anggaran yang lebih besar.

“Kita melihat sejauh mana kerusakan jalan tersebut. Kalau sifatnya rusak ringan, kita bisa lakukan perbaikan. Namun, kalau rusak berat, kita akan lakukan dengan cara yang lain,” katanya.

Untuk pekerjaan pemeliharaan, Dinas PUTR menggunakan material yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan, antara lain lapisan penetrasi yang kemudian ditutup menggunakan pengaspalan.

Henry menyebut, hingga saat ini sejumlah penanganan telah dilakukan, di antaranya di wilayah Dayeuhluhur dan Jalan Koleberes.

Di tengah keterbatasan anggaran, laporan masyarakat terkait kondisi jalan rusak terus berdatangan.

Henry mengakui jumlah laporan yang masuk cukup banyak. Namun, seluruh usulan penanganan harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah.

“Sampai saat ini laporan dari masyarakat untuk penanganan jalan cukup banyak, tetapi kita sesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas dalam melakukan perbaikan. Jalan yang dinilai masih dapat dipertahankan melalui pemeliharaan akan ditangani terlebih dahulu agar kerusakannya tidak semakin parah.

Henry mengatakan pihaknya menargetkan tingkat kemantapan jalan di Kota Sukabumi dapat dipertahankan pada angka 82,5 persen.

Target tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama mengingat jalan menjadi salah satu infrastruktur utama yang menunjang aktivitas warga dan perekonomian daerah.

“Target kami lebih mempertahankan kemantapan jalan hingga di angka 82,5 persen. Harapannya, jalan tetap bisa maksimal dalam memberikan kelancaran bagi mobilitas warga masyarakat,” kata Henry.

Ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak berarti pelayanan terhadap masyarakat berhenti. Dinas PUTR akan tetap menjalankan pekerjaan berdasarkan kemampuan keuangan daerah yang tersedia.

“Walaupun anggaran terbatas, ini tidak membuat kami tidak bekerja. Kami akan melaksanakan pekerjaan sesuai anggaran yang ada sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujar Henry. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *