SUKABUMITIMES.com – Situasi sempat membuat panik seorang perempuan di kawasan Komplek Perkantoran Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026).
Bukan karena kebakaran atau kecelakaan besar. Kali ini, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi harus melakukan operasi penyelamatan nonkebakaran setelah sebuah cincin yang dikenakan seorang perempuan sulit dilepaskan dari jarinya yang mengalami pembengkakan.
Wadanpos 1 Damkar Sektor Palabuhanratu, Amirudin Haq dalam keeranganya mengatakan, laporan tersebut diterima operator Damkarmat sekitar pukul 10.11 WIB, kemudian petugas Pos 1 Damkar Sektor Palabuhanratu langsung bergerak menuju lokasi yang berada di kawasan perkantoran Bapenda. Hanya berselang sekitar empat menit, petugas tiba di lokasi pada pukul 10.15 WIB.
“Dengan peralatan yang tersedia, petugas kemudian melakukan penanganan terhadap cincin yang sudah sulit dilepas karena jari korban membengkak. Proses evakuasi berlangsung cepat dan akhirnya dapat diselesaikan sekitar pukul 10.25 WIB,” ungkapnya.
Amirudin menyebut kejadian itu masuk dalam kategori human rescue, atau pelayanan penyelamatan manusia di luar penanganan kebakaran.
“Laporan yang kami terima, cincin sulit dilepas karena jari mengalami pembengkakan,” ujar Amirudin Haq.
“Beruntung, tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut. Kondisi korban dan petugas yang melakukan penanganan juga dilaporkan selamat,” sambungnya.
Dalam penanganan itu, Amirudin menerangkan menerjunkan empat personel Damkarmat, yakni Ajang A.K., Den Dinar, Yadi, dan Kosim, menurutnya, penanganan cincin yang sulit dilepas ini menjadi salah satu bentuk pelayanan dasar Damkar Kabupaten Sukabumi yang tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api.
“Jadi, dalam berbagai situasi darurat, petugas Damkar juga menangani operasi penyelamatan atau rescue, termasuk membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan menggunakan peralatan khusus,” katanya.
Dalam kejadian di Citepus tersebut, tegas Amirudin, cincin yang berhasil dilepaskan kemudian dibawa kembali oleh pemiliknya. Petugas tidak mengamankan cincin tersebut karena barang itu merupakan milik pribadi.
“Informasi yang diperoleh dari petugas di lapangan, cincin tersebut disebut merupakan cincin emas. Namun, tidak ada laporan kerugian material dalam kejadian itu,” tuturnya. (stm)

































