SUKABUMITIMES.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah Sukabumi dan Jawa Barat pada Senin (10/8/2026).
Prakirawan BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca, terutama potensi perubahan cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat.
“Untuk kondisi cuaca wilayah Jawa Barat pada hari ini, secara umum pada pagi hari diprakirakan cerah hingga cerah berawan,” ujar Prakirawan BMKG.
Menurutnya, kondisi cuaca tersebut masih berpotensi berubah memasuki siang hingga sore hari.
“Pada siang sampai sore hari terdapat potensi pertumbuhan awan dan hujan di beberapa wilayah Jawa Barat,” katanya.
Untuk wilayah Sukabumi, masyarakat juga diminta tetap mencermati kondisi atmosfer karena cuaca dapat berubah secara lokal.
“Untuk wilayah Sukabumi, potensi hujan tetap perlu diwaspadai terutama pada siang hingga sore hari di wilayah-wilayah yang berpotensi terjadi pertumbuhan awan,” ujar Prakirawan BMKG.
Ia menjelaskan, tidak seluruh wilayah Jawa Barat akan mengalami hujan dengan intensitas yang sama.
“Potensi hujan ini sifatnya lokal, sehingga tidak semua wilayah Jawa Barat akan mengalami hujan pada waktu yang bersamaan,” jelasnya.
Prakirawan BMKG juga menyebut kondisi musim kemarau masih menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan masyarakat.
“Secara umum kita masih berada pada periode musim kemarau, sehingga kondisi cuaca cenderung lebih didominasi cerah hingga cerah berawan pada sebagian wilayah,” katanya.
Namun demikian, kondisi kemarau bukan berarti hujan sama sekali tidak berpotensi terjadi.
“Walaupun musim kemarau, potensi hujan masih dapat terjadi terutama akibat faktor lokal dan pertumbuhan awan pada siang atau sore hari,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah untuk tetap memperhatikan informasi cuaca terbaru.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca BMKG, khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan,” tutur Prakirawan BMKG.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai perubahan cuaca secara cepat, khususnya ketika mulai terlihat pertumbuhan awan yang cukup signifikan.
“Apabila terjadi pertumbuhan awan yang cukup signifikan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya hujan maupun angin kencang secara lokal,” katanya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan kondisi cuaca pada pagi hari ketika menentukan aktivitas sepanjang hari.
“Cuaca pagi yang cerah tidak selalu berarti kondisi akan tetap sama sampai sore. Karena itu, perkembangan cuaca perlu terus dipantau,” pungkasnya. (sya)































