SUKABUMITIMES.com – Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengungkapkan kondisi cuaca di wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat pada Jumat (7/8/2026) secara umum diperkirakan didominasi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi secara lokal pada siang hingga sore hari, terutama di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Pada pagi hari, kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, diprakirakan cerah berawan hingga berawan,” demikian disampaikan Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat dalam pembaruan prakiraan cuaca yang diterbitkan pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 05.50 WIB.
BMKG menjelaskan, memasuki siang hingga sore hari, cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Barat masih didominasi cerah berawan hingga berawan. Namun terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi secara lokal.
“Berpotensi hujan ringan hingga sedang pada skala lokal di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur,” ungkap Prakirawan BMKG.
Artinya, masyarakat di Kabupaten Sukabumi diimbau tetap mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan apabila beraktivitas di luar ruangan pada siang hingga sore hari.
Sementara itu, pada malam hari, BMKG memprakirakan kondisi cuaca kembali didominasi cerah berawan hingga berawan.
“Pada malam hari berpotensi hujan ringan pada skala lokal di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor,” jelas Prakirawan BMKG.
Sedangkan untuk dini hari, cuaca diperkirakan kembali cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah Jawa Barat.
BMKG juga merilis parameter cuaca yang perlu menjadi perhatian masyarakat. Suhu udara di Jawa Barat diperkirakan berkisar antara 16 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 30 hingga 90 persen.
“Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 sampai 40 kilometer per jam,” terang Prakirawan BMKG.
Selain itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang berada di wilayah Bogor.
“Waspada hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada skala lokal dengan durasi relatif singkat pada rentang waktu sore hingga malam hari di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor,” tegas Prakirawan BMKG.
Meski wilayah Sukabumi tidak masuk dalam peringatan dini cuaca ekstrem pada hari ini, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG agar memperoleh informasi yang paling mutakhir sebelum beraktivitas. (sya)































