SUKABUMITIMES.com – Anies Baswedan mengungkapkan bahwa dalam menentukan pekerjaan maupun perjalanan hidupnya, ia selalu berpegang pada tiga prinsip utama yang menjadi pedoman. Tiga prinsip tersebut yakni terus bertumbuh secara intelektual, memiliki kekuatan secara finansial, serta memberikan manfaat secara sosial bagi masyarakat.
Anies menjelaskan, dua prinsip pertama menurutnya sudah berhasil ia dapatkan ketika menjalani perjalanan karier di Amerika Serikat. Namun, ada satu hal yang masih dirasakan belum sepenuhnya terpenuhi, yaitu memberikan kontribusi secara langsung bagi masyarakat Indonesia.
“Dalam memilih pekerjaan dan jalan hidup, saya selalu memegang tiga prinsip utama,” ungkap Anies Baswedan di Jakarta pada Kamis (6/8/2026).
“Pertama adalah bertumbuh secara intelektual. Saya ingin berada di tempat yang membuat saya terus belajar dan berkembang. Kedua adalah kuat secara finansial, karena kemandirian juga menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan,” lanjutnya.
Menurut Anies, pengalaman bekerja di Amerika Serikat memberikan banyak ruang baginya untuk mengembangkan kemampuan intelektual sekaligus membangun kemandirian finansial.
“Dua hal itu saya peroleh ketika saya bekerja di Amerika. Saya mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membangun pengalaman profesional,” katanya.
Namun, Anies mengaku perjalanan tersebut belum sepenuhnya menjawab tujuan yang lebih besar dalam hidupnya, yaitu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tapi ada satu hal yang saya rasa belum saya dapatkan secara penuh, yaitu kebermanfaatan sosial. Saya ingin memberikan kontribusi yang langsung dirasakan oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ia menilai, pekerjaan dan aktivitas yang dijalani seseorang seharusnya tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga memiliki dampak bagi lingkungan sekitar.
“Bagi saya, keberhasilan bukan hanya tentang apa yang kita capai untuk diri sendiri, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan kepada orang lain,” tutur Anies.
Pandangan tersebut kemudian kerap dikaitkan dengan pendekatan Anies dalam dunia politik, yakni menempatkan dampak sosial dan kepentingan publik sebagai orientasi utama dalam menjalankan peran di ruang publik.
Anies menegaskan bahwa posisi maupun jabatan bukan menjadi tujuan utama, melainkan menjadi sarana untuk menghadirkan perubahan dan memberikan manfaat yang lebih luas.
“Jabatan bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana setiap peran yang kita jalankan bisa membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui prinsip tersebut, Anies menyampaikan bahwa perjalanan hidup seseorang idealnya tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi banyak orang.
“Pada akhirnya, ukuran keberhasilan adalah ketika apa yang kita lakukan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (*/sya)






























