SUKABUMITIMES.com— Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sukabumi resmi menyambut kedatangan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paswal) 45 di Lapangan Merdeka, Kota Sukabumi, Rabu (5/8/2026).
Kedatangan Paswal 45 menandai dimulainya latihan gabungan bersama calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Sukabumi sebagai bagian dari persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Bidang Kesbangpol Kota Sukabumi, Cecef Rapi, mengatakan latihan gabungan tersebut akan berlangsung selama 13 hari penuh. Selama masa latihan, seluruh peserta akan mendapatkan pembinaan secara intensif, baik dari sisi kedisiplinan, fisik, mental, maupun teknik pengibaran bendera.
“Mulai hari ini Paswal 45 bergabung dengan para calon Paskibraka untuk menjalani latihan bersama. Kami berharap penyelenggaraan tahun 2026 bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Karena itu, Kesbangpol terus melakukan monitoring dan pendampingan agar seluruh proses berjalan maksimal,” ujar Cecef usai penyambutan.
Menurutnya, latihan tahun ini melibatkan pelatih dari berbagai unsur. Personel pelatih berasal dari Rayon 310, Kodim 0607/Kota Sukabumi, Setukpa Lemdiklat Polri, Persatuan Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta para pamong yang selama ini mendampingi peserta.
“Kami menghadirkan pelatih dari berbagai lembaga agar materi yang diberikan lebih lengkap dan peserta memperoleh pembinaan yang optimal,” katanya.
Cecef menilai kesiapan para calon Paskibraka hingga saat ini sudah cukup baik. Kondisi fisik maupun mental peserta dinilai telah memenuhi harapan, meski masih terdapat beberapa aspek teknis yang akan terus disempurnakan selama masa latihan.
“Secara fisik dan mental mereka sudah siap. Tinggal ada sedikit penyempurnaan agar saat bertugas nanti dapat menampilkan performa terbaik,” ungkapnya.
Dari sisi fasilitas, Kesbangpol memastikan seluruh kebutuhan peserta telah dipersiapkan secara menyeluruh. Mulai dari konsumsi, obat-obatan, vitamin hingga kebutuhan penunjang lainnya dipastikan tersedia selama proses latihan berlangsung.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tidak hanya didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tetapi juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor serta kontribusi pribadi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.
“Semua kebutuhan peserta kami upayakan terpenuhi. Dukungan tidak hanya berasal dari APBD, tetapi juga dari berbagai sponsor dan bantuan pribadi sehingga pelaksanaan latihan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, masa karantina bagi calon Paskibraka dijadwalkan dimulai pada 8 Agustus 2026 dan berlangsung selama 10 hari. Seluruh peserta akan menjalani karantina di Hotel Taman Sari Kota Sukabumi.
Pemilihan lokasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan peserta, kelengkapan fasilitas, serta jaraknya yang relatif dekat dengan lokasi latihan di Lapangan Merdeka.
“Kami memilih Hotel Taman Sari karena tempatnya nyaman, fasilitasnya memadai, dan lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat latihan sehingga waktu istirahat peserta lebih terjaga. Harapannya, mereka dapat fokus menjalani seluruh rangkaian pembinaan hingga hari pelaksanaan pengibaran bendera nanti Dan bisa lebih baik dari tahun sebelumnya” pungkas Cecef. (rus)



























