Jangan Hanya Pandai Ceramah, Penyuluh Agama Diminta Jadi Penyejuk Sekaligus Pemecah Masalah Umat

SUKABUMITIMES.com – Penyuluh agama diminta terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan, memberikan ketenangan, serta membimbing masyarakat dalam menjalani kehidupan beragama.

Selain menyampaikan materi keagamaan, penyuluh juga diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Deddy Wijaya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026).

Menurut Deddy, penyuluh agama memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, mereka harus mampu menghadirkan rasa damai serta memberikan pembinaan yang menyejukkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Penyuluh adalah garda terdepan dan cahaya yang mampu memberikan ketenangan serta kedamaian bagi masyarakat. Mereka juga harus mampu membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kehidupan agama,” ujar Deddy.

Ia menambahkan, penyuluh agama juga memiliki tanggung jawab untuk mencegah munculnya persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat. Apabila menemukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, norma agama, maupun ketentuan negara, penyuluh diminta segera berkoordinasi dan melaporkannya kepada pihak berwenang sesuai mekanisme yang berlaku.

Deddy juga mengingatkan agar seluruh penyuluh tetap fokus menjalankan tugas pembinaan keagamaan. Melalui penyuluhan yang berkesinambungan, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mengamalkan ajaran agama secara baik, benar, dan bertanggung jawab terus meningkat.

Selain menjalankan fungsi edukasi, penyuluh agama juga dituntut menjadi teladan di tengah masyarakat. Menurutnya, keteladanan atau uswatun hasanah merupakan bagian penting dalam keberhasilan dakwah karena masyarakat lebih mudah menerima contoh nyata dibandingkan sekadar penyampaian materi.

“Keteladanan akan lebih mudah diterima masyarakat dibandingkan sekadar penyampaian materi. Penyuluh harus mampu menjadi contoh dalam kehidupan bermasyarakat sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Deddy.

Ia menjelaskan, pendekatan dakwah bil hal atau dakwah melalui tindakan nyata perlu terus dikedepankan agar keberadaan penyuluh memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Deddy berharap seluruh penyuluh agama di Kabupaten Sukabumi senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugasnya.

“Dedikasi para penyuluh akan semakin memperkuat terwujudnya kehidupan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang religius, damai, rukun, dan harmonis,” pungkasnya.. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed