SUKABUMITIMES.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menambah alokasi extra dropping LPG 3 Kg subsidi sebanyak lebih dari 154 metrik ton untuk menjaga kelancaran penyaluran sekaligus memastikan ketersediaan pasokan di Kabupaten Majalengka.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat serta memastikan distribusi LPG bersubsidi tetap berjalan lancar di sejumlah wilayah yang menjadi fokus penyaluran.
Pjs. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto, menegaskan bahwa penambahan alokasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat yang berhak.
“Dalam upaya memastikan kelancaran penyaluran dan ketersediaan stok LPG 3 Kg subsidi di wilayah Kabupaten Majalengka, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melakukan penambahan alokasi extra dropping LPG 3 Kg lebih dari 154 metrik ton,” ujar Reno Fri Daryanto dalam keterangan resminya.
Reno menjelaskan, tambahan pasokan tersebut dibagi dalam dua tahap. Sebanyak 55 metrik ton telah disalurkan pada periode 23–31 Juli 2026, sedangkan 99 metrik ton lainnya akan didistribusikan secara bertahap sepanjang Agustus 2026.
“Penambahan tersebut terdiri dari 55 metrik ton yang disalurkan pada periode 23–31 Juli 2026 serta 99 metrik ton yang akan didistribusikan secara bertahap sepanjang Agustus 2026,” jelasnya.
Menurut Reno, tambahan pasokan itu difokuskan untuk memperkuat stok LPG 3 Kg di sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Penambahan alokasi extra dropping tersebut difokuskan untuk memperkuat ketersediaan pasokan LPG 3 Kg di berbagai pangkalan yang berada di wilayah Kecamatan Jatiwangi, Kasokandel, Dawuan, Palasah, Sumberjaya, Ligung, Jatitujuh, Kertajati, dan Kadipaten,” ungkap Reno.
Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh LPG subsidi dengan mudah selama periode meningkatnya konsumsi.
“Penambahan ini dilakukan guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat serta memastikan distribusi tetap berjalan lancar,” katanya.
Selain menambah pasokan, Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar distribusi LPG subsidi tetap tepat sasaran.
“Sebagai langkah antisipatif, Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka, Hiswana Migas, serta para pemangku kepentingan untuk memastikan penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” tutur Reno.
Ia berharap tambahan alokasi tersebut mampu menjaga stabilitas pasokan selama periode kebutuhan masyarakat meningkat.
“Penambahan alokasi extra dropping ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok selama periode meningkatnya kebutuhan di wilayah tersebut,” imbuhnya.
Reno juga memastikan Pertamina terus melakukan pemantauan distribusi secara intensif bersama agen, pangkalan, dan pemerintah daerah guna memastikan pasokan sampai kepada masyarakat yang berhak.
“Pertamina terus melakukan pemantauan distribusi bersama agen, pangkalan, dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam memperoleh LPG 3 Kg subsidi, Pertamina mengimbau agar segera menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau melalui email [pcc135@pertamina.com] untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan.
“Masyarakat yang mengalami kendala dalam memperoleh LPG 3 Kg dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau melalui email [pcc135@pertamina.com](mailto:pcc135@pertamina.com) untuk memperoleh informasi lebih lanjut,” pungkas. (*/sya)






























