SUKABUMITIMES.com – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Sukabumi–Bogor, tepatnya di Kampung Cijalingan, RT 09/RW 03, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara penumpangnya mengalami luka berat setelah bertabrakan dengan sebuah truk dump Mitsubishi Fuso dari arah berlawanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, mengatakan kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3537 BXX yang dikendarai Dedi Agustian (39), warga Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor dengan membonceng seorang penumpang.
“Setibanya di lokasi kejadian yang kondisinya agak menikung ke kiri, pengendara sepeda motor diduga kurang konsentrasi sehingga hilang kendali (out of control) hingga bergerak ke kanan dan melewati garis marka jalan,” ujar Ipda Wangsit Edi Wibowo, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, pada saat bersamaan dari arah Bogor menuju Sukabumi melaju truk dump Mitsubishi Fuso bernomor polisi B 9145 DY yang dikemudikan Suryadi (54), warga Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, benturan tidak dapat terhindarkan lagi,” jelasnya.
Benturan keras menyebabkan Dedi Agustian mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui mengalami luka sobek terbuka dan patah tulang pada kaki kanan, serta luka di bagian kepala akibat kerasnya benturan.
Sementara itu, penumpangnya Santi Nabila (23), warga Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, mengalami luka berat berupa patah tulang kaki kanan dan luka sobek di pelipis mata kiri.
“Penumpang sepeda motor mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” kata Wangsit.
Petugas Satlantas Polres Sukabumi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan para saksi,” ungkapnya.
Dari hasil penyelidikan sementara, kondisi jalan saat kejadian berada dalam keadaan baik dengan permukaan aspal mulus. Cuaca juga dilaporkan cerah dan arus lalu lintas tergolong ramai namun tetap lancar.
“Saat kejadian kondisi jalan aspal terbilang bagus, cuaca cerah, dan arus lalu lintas ramai lancar,” tutur Wangsit.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai sekitar Rp3 juta,” pungkasnya. (*/sya)
































