SUKABUMITIMES.com– Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat, Herman Suryatman menegaskan, kesiapan Kwarda Jawa Barat memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan baru Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi yang baru dilantik. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran Pramuka dalam mencetak generasi muda berkarakter sekaligus mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Penegasan ini disampaikan Herman Suryatman kepada sukabumitimes.com setelah pelantikan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi yang berlangsung di SMA Praditya Adhigana Global School, Komplek Grand Cikareyo Regency, Kota Sukabumi pada Rabu (15/7/2026).
“Kami dari Gerakan Pramuka Jawa Barat sangat mendukung. Apalagi Pak Wali Kota sebagai Ketua Mabicab sudah teruji dalam kinerja pemerintahan. Kami yakin dan percaya Gerakan Pramuka Kota Sukabumi akan semakin maju,” ujar Herman Suryatman yang juga saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar.
Herman mengatakan pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka dengan Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
“Alhamdulillah pelantikan hari ini berjalan lancar, lungsur-langsar. Insyaallah mulus, rahayu, berkah, dan slamet. Kami juga merasa terhormat karena salah satu tokoh Jawa Barat sekaligus tokoh Sukabumi, Laksamana TNI (Purn.) Taufiq, berkenan menjadi bagian dari jajaran Wakil Ketua Mabicab. Saya kira ini menjadi motivasi besar untuk memajukan Gerakan Pramuka di Kota Sukabumi,” katanya.
Menurut Herman, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan daerah hingga tingkat nasional.
“Tujuan pertama kami adalah membantu pemerintah daerah mewujudkan visi Kota Sukabumi, kemudian visi Jawa Barat, hingga visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045. Kami ingin bahu-membahu bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui Gerakan Pramuka,” ujarnya.
Sebagai implementasi dari komitmen tersebut, Herman mengungkapkan Gerakan Pramuka akan memperkuat berbagai aksi nyata di bidang pelestarian lingkungan.
“Tadi kita melakukan penanaman pohon secara simbolis. Ke depan akan kita lanjutkan penghijauan ruang terbuka hijau di Kota Sukabumi. Adik-adik Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega akan ikut bergerak bersama. Selain itu, kita juga sudah menebar 5.000 benih ikan dan insyaallah jumlahnya akan terus ditambah. Pramuka harus menolong sesama hidup, bukan hanya sesama manusia, tetapi juga menjaga flora dan fauna serta melestarikan lingkungan hidup,” ungkapnya.
Selain mendukung pembangunan lingkungan, Herman menegaskan fokus utama Gerakan Pramuka adalah membentuk sumber daya manusia yang unggul melalui Gerakan Pembangunan Pancawaluya.
“Setelah pelantikan ini kami akan menguatkan Gerakan Pembangunan Pancawaluya sesuai visi Gerakan Pramuka Jawa Barat, yakni Ngajadi Diri Pramuka Jawa Barat Istimewa. Kami concern meningkatkan kualitas SDM generasi muda agar mereka menjadi pemimpin masa depan dan jauh lebih baik dari kami,” tegasnya.
Ia optimistis Kota Sukabumi mampu melahirkan lebih banyak tokoh nasional melalui pembinaan kepramukaan.
“Kota Sukabumi sudah melahirkan seorang jenderal dan telah mencetak seorang laksamana. Insyaallah ke depan akan lahir lagi puluhan bahkan ratusan jenderal maupun laksamana dari Kota Sukabumi. Beliau sendiri tadi menyampaikan bahwa salah satu yang mengantarkan dirinya masuk Akademi Angkatan Laut hingga menjadi perwira bintang empat adalah karena aktif di Pramuka. Itu sudah terbukti. Tinggal sekarang adik-adik muda Sukabumi, ayo bergabung dengan Gerakan Pramuka,” ajaknya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi yang baru dilantik, Ranty Rachmatillah, menyatakan kepengurusannya akan mengedepankan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pembinaan generasi muda.
“Mudah-mudahan kami bisa berkolaborasi dengan siapa pun, baik dengan dinas-dinas maupun Kwarda Jawa Barat. Fokus kami adalah membangun anak-anak Kota Sukabumi, karena sasaran utama Gerakan Pramuka adalah generasi muda sesuai makna Praja Muda Karana,” ujarnya.
Ranty menilai pendekatan pembinaan harus disesuaikan dengan karakter Generasi Z agar Gerakan Pramuka tetap menjadi organisasi yang diminati.
“Program Pramuka harus dikemas sesuai dengan generasinya. Tidak bisa lagi disamakan dengan zaman kita dulu. Anak-anak sekarang harus diberikan pendekatan yang menarik agar mereka tertarik mengikuti kegiatan Pramuka,” katanya.
Ia juga menegaskan pentingnya melibatkan generasi muda secara aktif dalam setiap kegiatan.
“Strateginya adalah mengaktifkan mereka dan melibatkan mereka. Mereka harus diberi ruang, informasi, dan kesempatan agar memiliki keinginan membangun masa depannya sendiri. Kalau mereka dilibatkan, saya yakin semangat mereka akan tumbuh,” jelasnya.
Menurut Ranty, Gerakan Pramuka juga dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting melalui edukasi kepada remaja.
“Kalau bicara stunting, jangan hanya memikirkan hilirnya, tetapi hulunya juga. Anak-anak SMP dan SMA ini adalah calon ayah dan ibu di masa depan. Ketika mereka diberi pemahaman tentang hidup berencana, mudah-mudahan mereka tidak menikah dini dan lebih siap membangun keluarga yang sehat,” tuturnya.
Dalam waktu dekat, Kwarcab Kota Sukabumi akan mengirimkan kontingen mengikuti Jambore Nasional di Cibubur Bogor.
“Kita akan memberangkatkan 32 peserta, terdiri dari 16 perempuan dan 16 laki-laki. Mereka sudah melalui proses seleksi dengan penilaian kemampuan dasar kepramukaan, mental, dan kesehatan sebagai prioritas utama,” pungkasnya. (sya)



























