Ayep Zaki Ajak ASN Jadi Agen Edukasi Pajak, Pemkot Sukabumi Sosialisasikan T-Samsat

SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi untuk menjadi pelopor dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi Tabungan Samsat (T-Samsat) di Ruang Pertemuan BJB Cabang Kota Sukabumi pada Selasa (12/5/2026) kemarin.

“Saya mengajak seluruh ASN menjadi agen perubahan dan memberikan edukasi positif kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak,” ujar Ayep Zaki.

Menurut Ayep, ASN memiliki tanggung jawab moral untuk memberi contoh kepada masyarakat dalam hal kepatuhan administrasi, termasuk membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Ia juga memberikan apresiasi kepada ASN Pemkot Sukabumi yang dinilai telah menunjukkan kepatuhan dalam menunaikan kewajiban pajak kendaraan bermotor.

“Saya mengapresiasi ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi yang selama ini telah patuh membayar pajak kendaraan bermotor. Ini menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Sukabumi bersama Bank BJB turut menyosialisasikan program Tabungan Samsat atau T-Samsat. Program yang digagas Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Bank BJB itu bertujuan mempermudah masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Ayep menilai inovasi T-Samsat menjadi solusi praktis karena pembayaran pajak dapat dilakukan melalui sistem tabungan berkala dengan mekanisme debit otomatis saat jatuh tempo.

“Kehadiran T-Samsat menjadi langkah strategis karena pembayaran pajak menjadi lebih ringan, mudah, dan terencana,” ungkapnya.

Selain membantu pembayaran pajak tepat waktu, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola keuangan secara lebih baik.

Putra daerah Sukabumi itu menambahkan, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik bagi warga.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat nantinya akan kembali untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan pendidikan, dan layanan kesehatan yang lebih baik di Kota Sukabumi,” tandasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed