SUKABUMITIMES.com – Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Sukabumi Apipudin menyampaikan bahwa jika calon jemaah haji dari kabupaten/kota tidak mengambil porsi, atau berhalangan sehingga tidak bisa berangkat, maka untuk nomor urutan dibawahnya dari wilayah yang bersangkutan tidak secara otomatis bisa naik dan tidak bisa mengambil porsi tersebut.
Hal ini disampaikan Apipudin kepada redaksi sukabumitimes.com melalui aplikasi perpesanan WhatsApp pada Sabtu (2/5/2026).
“Mengenai regulasi sistem cadangan di tahun 2026 beda dengan tahun sebelumnya. kalau tahun sebelumnya apabila ada yang tidak melunasi atau berhalangan maka cadangan dari Kabupaten/Kota yang bersangkutan naik, tapi sekarang ini berbasis Provinsi, jadi nomor urut porsinya diurut di provinsi, cadangan yg naik itu bisa dari Kabupaten/Kota lain,” ungkap Apipudin.
Kakan Kemenhaj dan Umroh Kota Sukabumi ini menjelaskan bahwa hal ini perlu disampaikan kepada masyarakat sekaligus untuk menjawab pertanyaan terkait jumlah calon jemaah haji yang berangkat tidak sesuai dengan kuota yang telah tekat ditetapkan.
“Ini menjadi penting supaya masyarakat kota Sukabumi memahami regulasi pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci Mekkah Al Mukaromah tahun 2026,” urainya.
Perlu diketahui bahwa Kuota haji di Kota Sukabumi tahun 2026 itu sebanyak 35 orang. Namun, dalam perjalannya yang memenuhi persyaratan hanya 18 orang.
“Ya 18 calon jemaah haji dari Kota Sukabumi dipastikan keberangkatannya pada tanggal 7 Mei 2026 nanti,” ujarnya.
Adapun yang menyebabkan para calon jemaah haji yang sudah mendaftar dan mempunyai nomor urut tidak berangkat itu beragam.
“Ada yang memilih menunda keberangkatan, sudah meninggal dunia tapi belum diurus pembatalannya oleh ahli waris, pasangan suami istri yang sudah bercerai, Sakit, maupun karena memang faktor ekonomi,” pungkasnya.
Kuota calon jemaah haji yang tidak terpenuhi juga terjadi di kabupaten Sukabumi dan darah lainnya. Berdasarkan data yang dihimpun redaksi, kuota haji kabupaten Sukabumi itu sebanyak 175 orang, namun di tahun 2026 ini yang diberangkatkan berjumlah 65 jemaah. Dimana keberangkatannya nanti juga digabung dengan Kota Sukabumi dan Kota Bekasi. (sya)


























