Audiensi dengan Wamenpora Taufik Hidayat, Ayep Zaki Tegaskan Komitmen Bangun Infrastruktur Olahraga hingga Standar Internasional 

SUKABUMITIMES.com — Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dengan didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana melakukan audiensi bersama Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut, selain Wali Kota dan Wakil Wali Kota, keduanya didampingi juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi Rahmat Sukandar beserta jajarannya.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyebut bahwa audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendorong kemajuan infrastruktur olahraga sekaligus pembinaan generasi muda.

“Kami datang dengan membawa semangat kolaborasi dan harapan besar. Sukabumi memiliki potensi luar biasa di sektor olahraga dan kepemudaan, sehingga perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai,” ujar Ayep Zaki dalam audiensi tersebut.

Dalam paparannya, Ayep Zaki menyampaikan sejumlah program prioritas yang menjadi fokus pembangunan ke depan. Salah satu yang paling disorot adalah rencana revitalisasi Lapang Sepak Bola Suryakencana, yang selama ini menjadi ikon olahraga di Kota Sukabumi.

“Kami mengusulkan revitalisasi Lapang Suryakencana agar bisa memenuhi standar nasional, bahkan ke depan kami dorong menuju standar internasional,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mengajukan pembangunan gedung pemuda sebagai pusat aktivitas generasi muda, serta rencana pembangunan Lapang Merdeka kedua untuk memperluas ruang publik dan aktivitas olahraga masyarakat.

“Semua usulan ini akan kami sampaikan secara resmi melalui surat pemerintah daerah, kemudian diharapkan mendapat rekomendasi dari Kemenpora untuk diteruskan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” jelas Ayep.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Ayep Zaki juga memaparkan visi besar pembangunan Kota Sukabumi dalam jangka menengah hingga panjang. Ia menargetkan kemandirian daerah dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun ke depan.

“Kami ingin Sukabumi menjadi kota yang mandiri, dengan konektivitas yang kuat baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem filantropi sebagai bagian dari pembangunan sosial. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan sektor swasta akan menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan.

“Pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kami dorong tumbuhnya filantropi sebagai kekuatan sosial untuk mendukung berbagai program, termasuk di sektor kepemudaan,” tambahnya.

Melalui sinergi lintas kementerian, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis pengembangan sektor olahraga dan kepemudaan akan berjalan lebih optimal. Infrastruktur yang memadai diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus membina generasi muda yang produktif.

“Ini bukan sekadar pembangunan fasilitas, tetapi investasi masa depan. Kami ingin generasi muda Sukabumi tumbuh dengan ruang yang sehat, kreatif, dan kompetitif,” tutup Ayep Zaki.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan bahwa pihaknya berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi, khususnya dalam hal percepatan pembangunan infrastruktur olahraga.

“Kami berharap rekomendasi dari Kemenpora bisa segera diteruskan ke Kementerian PUPR agar proses pembangunan bisa segera berjalan,” ujarnya.

Bobby juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas Stadion Suryakencana sebagai pusat kegiatan olahraga di Kota Sukabumi.

“Komitmen kami jelas, Stadion Suryakencana harus ditingkatkan kualitasnya agar memenuhi standar nasional, bahkan kami siapkan menuju standar internasional,” pungkasnya. (*/sya/rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *