SUKABUMITIMES.com — Langkah “out of the box” yang diambil Pemerintah Kota Sukabumi dalam membuka jejaring internasional menuai apresiasi dari berbagai pihak.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menyebut kunjungan 14 duta besar dari berbagai negara sebagai terobosan besar yang berpotensi mengangkat nama daerah ke level global.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri undangan Wali Kota Sukabumi dalam agenda gala dinner of diplomatic forum yang digelar di Gedung Juang 45 pada Selasa (21/4/2026).
Menurut Wawan, program Sister City yang diinisiasi oleh Wali Kota Sukabumi menjadi langkah inovatif yang jarang dilakukan oleh daerah lain di Indonesia.
“Ya, ini luar biasa. Sister City Pak Wali Kota dengan gagasan yang out of the box membuat kerja sama dengan negara-negara melalui 14 duta besar di bidang kesehatan, pendidikan, UMKM, hingga budaya. Sukabumi punya banyak potensi untuk itu,” ujarnya.
Ia menilai, pendekatan diplomasi langsung dengan melibatkan para duta besar lintas negara menjadi strategi cerdas dalam mempercepat pembangunan daerah berbasis kolaborasi global.
“Ini memang luar biasa, tidak ada di daerah lain. Mungkin baru Sukabumi yang bisa seperti ini,” tambahnya menegaskan.
Lebih jauh, Wawan memastikan bahwa DPRD Kota Sukabumi akan mendukung setiap kebijakan yang berdampak positif bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal program strategis tersebut.
“Kalau untuk kebaikan, tentunya DPRD tidak mungkin tidak mendukung. Semuanya harus didukung, apalagi ini untuk kemajuan daerah. Insya Allah nanti kita bicarakan tindak lanjutnya,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa pihak DPRD belum melakukan pembahasan mendalam terkait aspek teknis, termasuk alokasi anggaran untuk mendukung program tersebut. Bahkan, menurutnya, agenda diplomatik ini sempat menjadi kejutan bagi kalangan legislatif.
“Kita memang agak surprise juga ya. Untuk anggaran, nanti kita akan bicarakan dalam waktu dekat, mungkin besok atau lusa, karena memang belum ada agenda khusus terkait itu,” pungkasnya. (sya)





























