SUKABUMITIMES.com — Cuaca di wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat pada Jumat, 10 April 2026 diprakirakan masih didominasi hujan dengan intensitas bervariasi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang, terutama pada siang hingga menjelang malam hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menyampaikan bahwa kondisi atmosfer saat ini masih mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Barat.
“Waspada potensi peningkatan kecepatan angin dan hujan yang dapat disertai kilat atau petir pada siang hingga menjelang malam hari di sebagian wilayah Jawa Barat,” ujar prakirawan dalam keterangannya.
Untuk wilayah Sukabumi, baik kota maupun kabupaten, cuaca diprakirakan mengalami pola yang hampir sama sepanjang hari.
Pada pagi hari, cuaca cenderung cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan sudah berpotensi terjadi di beberapa titik sejak menjelang siang.
Memasuki siang hingga sore, intensitas hujan meningkat. BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sukabumi dan wilayah sekitarnya.
“Siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang, dan dapat meningkat menjadi hujan sedang hingga lebat di wilayah Sukabumi,” jelasnya.
Pada malam hari, kondisi berangsur lebih stabil dengan cuaca berawan, namun hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara lokal.
Secara umum, suhu udara di wilayah Sukabumi berkisar antara 19 hingga 26 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi.
Secara keseluruhan, cuaca di Jawa Barat menunjukkan pola peralihan musim. Pagi hari didominasi cerah berawan, namun hujan mulai berkembang sejak siang hari.
BMKG mencatat sejumlah wilayah seperti Bogor, Bekasi, Karawang, Bandung, Cianjur, Garut, Tasikmalaya hingga Pangandaran berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada siang hingga sore.
“Potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Barat pada siang dan sore hari,” ungkap prakirawan.
Pada malam hari, hujan masih berpotensi terjadi namun dengan intensitas lebih ringan dan bersifat lokal.
Kondisi ini sejalan dengan karakteristik cuaca di masa peralihan musim, di mana pagi hingga siang cenderung panas, lalu hujan turun pada sore hingga malam hari.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Barat berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 5 hingga 50 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di Sukabumi dan wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
“Perlu diwaspadai potensi hujan lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi,” tegasnya. (*/sya)






























