Dinsos Jemput Warga Kota Sukabumi Korban Kecelakaan di Bali, Kisah AK Terlantar Tanpa Keluarga hingga Dapat Uluran Solidaritas Viking

SUKABUMITIMES.com — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi bergerak cepat menjemput seorang warganya yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Bali. Warga berinisial AK (27), asal Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, diketahui sempat terlantar tanpa pendamping keluarga selama menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Sekretaris Dinas Sosial Kota Sukabumi, dr Lulis Delawati, mengungkapkan bahwa AK sebelumnya merantau ke Bali untuk mencari pekerjaan. Namun nahas, ia mengalami kecelakaan pada 14 Februari 2026 dan harus mendapatkan penanganan serius di rumah sakit.

“Pasien sempat masuk ke triase IGD dan menjalani serangkaian tindakan medis, termasuk operasi bedah tulang pada bagian femur dan pelvik,” ujar Lulis saat ditemui media, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, selama masa perawatan di RS Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar, AK tidak didampingi oleh pihak keluarga. Kondisi tersebut membuatnya sempat berada dalam situasi terlantar, meski tetap mendapatkan layanan medis hingga kondisinya berangsur membaik.

“Selama dirawat, pasien tidak ada keluarga yang mendampingi. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, kondisinya mulai membaik dan akhirnya diperbolehkan pulang untuk menjalani perawatan lanjutan,” jelasnya.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga di Sukabumi, lanjut Lulis, keluarga menyatakan kesediaannya untuk menerima AK kembali. Akan tetapi, keterbatasan ekonomi menjadi kendala utama dalam proses penjemputan.

“Berdasarkan hasil koordinasi, keluarga bersedia menerima pasien. Namun karena keterbatasan ekonomi, mereka tidak mampu menjemput maupun mendampingi selama proses pemulangan,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, berbagai pihak langsung bergerak melakukan koordinasi lintas daerah. Dinas Sosial Provinsi Bali berkomunikasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat serta Dinas Sosial Kota Sukabumi guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

“Dinsos Kota Sukabumi juga telah berupaya mencari solusi, termasuk berkoordinasi dengan BAZNAS untuk membantu proses pemulangan pasien,” kata Lulis.

Tak hanya dari pemerintah, bantuan juga datang dari solidaritas komunitas. AK yang diketahui merupakan anggota Viking Sukabumi—kelompok suporter Persib Bandung—turut mendapat dukungan dari sesama anggota Viking di Bali.

“Alhamdulillah ada bantuan juga dari teman-teman Viking Bali yang memberikan bekal untuk pasien selama perjalanan pulang,” tambahnya.

Lulis menjelaskan, pada Rabu (8/4/2026), AK telah diberangkatkan menuju Bandung dengan pendampingan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Proses pemulangan dilakukan secara bertahap hingga ke Sukabumi.

“Pasien saat ini dalam perjalanan menuju Bandung dengan penjemputan oleh Dinsos Provinsi Jawa Barat. Diperkirakan tiba pada Jumat (10/4/2026), kemudian akan dijemput secara estafet oleh Dinsos Kota Sukabumi untuk diserahkan kepada keluarga,” jelasnya.

Di sisi lain, Dinsos Kota Sukabumi juga telah melakukan asesmen terhadap kondisi keluarga AK. Pihak kelurahan setempat bahkan telah melakukan kunjungan langsung ke rumah orang tua pasien.

“Dari hasil asesmen, kondisi keluarga memang tidak mampu secara ekonomi dan menyerahkan sepenuhnya proses pemulangan kepada bantuan pemerintah,” pungkas Lulis. (*/sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *