Ini Pernyataan Wali Kota Ayep Zaki di Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi

SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa di moment Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi ini masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) yang harus kita kerjakan selama empat tahun ke depan.

Hal tersebut disampaikannya kepada sukabumitimes.com sesaat setelah menjadi inspektur upacara dalam rangka Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi yang berlangsung di Lapang Merdeka (Lapdek) pada Rabu (1/4/2026).

“Ya, harmoni dalam berkolaborasi di Kota Sukabumi artinya kita bersatu, semua kalangan bersatu, berdaulat untuk menuju cita-cita Kota Sukabumi. Ini tagline yang ke depan saya akan kerjakan,” ujar Wali Kota Ayep Zaki.

Ayep Zaki terus mendorong kinerja dikalangan pemerintahan, tepatnya dilingkungan Pemkot Sukabumi supaya mampu mencapai nilai yang maksimal.

“Ini merupakan amanah pemerintah pusat, yaitu akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, untuk sekarang ini harus mendapatkan nilai diatas 90,” ungkapnya.

Pada moment ini juga, ia menyinggung terkait program pemerintah pusat yang belum diselesaikan di Kota Sukabumi, yakni Sekolah Rakyat (SR).

“Sehingga ini berpengaruh terhadap penilaian yang kurang baik. Tapi yang lain-lainnya udah kita kerjakan semua dari program pemerintah yang ada. Jadi program-program pemerintah pusat yang dikerjakan di kota dan program-program pemerintah kota yang dikerjakan oleh kita. Ini harus bener-bener bersinergi antara daerah dengan pusat,” imbuhnya.

Di moment Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi ini kembali Ayep menegaskan bahwa rentang waktu tiga tahun ke depan, pihaknya akan berfokus pada pembangunan infrastruktur.

“Infrastruktur yang akan kita bangun nantinya tentunya yang mempunyai kualitas bagus dan dapat dinikmati paling tidak sampai 25 tahun. Jadi Jangan hanya satu dua tahun, ya, supaya berkesinambungan,” tekadnya.

Pemkot Sukabumi juga terus bertekad dan berusaha untuk menaikan APBD. Karena menurut Ayep, dengan kenaikan tersebut akan mempunyai ruang fiskal yang cukup untuk membangun Kota Sukabumi.

“Tanpa merubah APBD kita, kita akan susah, ya. Artinya pembangunannya hanya mengacu kepada tahun-tahun sebelumnya. Kita ingin membangun itu mengacu kepada harapan-harapan ke depan,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *