SUKABUMITIMES.com – Ketua V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, Syahid Arsalan, menghadiri kegiatan Masa Persidangan ke II Anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi Tahun 2025–2026 yang digelar di Lapangan Renyah, Kelurahan/Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi pada Sabtu (7/2/2026).
Syahid menegaskan, kehadirannya dalam kegiatan reses anggota DPRD Kota Sukabumi Agus Rachman Mustofa semata-mata sebagai undangan dan bagian dari warga masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) III Kecamatan Gunung Puyuh.
Ia mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut sebagai bagian dari tugas konstitusional anggota legislatif yang dinilai penting dalam menjembatani komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat secara langsung.
“Reses ini menjadi wahana yang sangat baik untuk bertemu langsung dengan warga, mendengar keluh kesah serta harapan masyarakat yang berkaitan dengan program pemerintah,” ujar Syahid.
Menurutnya, kegiatan tersebut memungkinkan aspirasi warga tersampaikan secara terbuka, khususnya menyangkut persoalan kesehatan, pendidikan, dan berbagai isu kemasyarakatan lainnya.
Syahid berharap, aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat ditampung dan diperjuangkan oleh Agus Rachman untuk kemudian disampaikan kepada pihak eksekutif atau pemerintah daerah.
Ia juga optimistis Agus Rachman mampu menjalankan peran tersebut dengan baik, terlebih posisinya sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Sukabumi dinilai strategis dan relevan dengan berbagai persoalan yang disuarakan masyarakat saat reses.
“Komisi III memiliki keterkaitan langsung dengan aspirasi warga yang rata-rata menyangkut layanan kesehatan, pendidikan, dan urusan sosial kemasyarakatan. Jadi, posisinya sangat tepat,” katanya.
Syahid mendorong agar Agus Rachman terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat serta aktif menyalurkan aspirasi kepada mitra kerja maupun pemerintah daerah.
Ia menegaskan, dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, anggota DPRD memiliki peran penting untuk memastikan aspirasi warga dapat terealisasi.
Meski demikian, Syahid mengingatkan bahwa dalam kondisi pemerintah yang tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran, masyarakat perlu bersabar.
“Namun kami yakin, Pak Agus Rachman tetap bisa menjawab aspirasi masyarakat, setidaknya secara komunikasi dan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,” ujarnya. (rus)
























