SUKABUMITIMES.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mengungkapkan optimalisasi parkir di Alun-alun Utara, tepatnya di kawasan Masjid Agung, Depan Polres Sukabumi Kota serta Kejaksaan Negeri tidak lain untuk Keselamatan pengendara, Kenyamanan serta estetika kota Sukabumi.
Hal ini disampaikan kadis Iskandar Ifhan ketika diwawancarai sukabumitimes.com di kantornya pada Rabu (19/11/2025).
“Untuk kelancaran dan kesuksesan program ini, kami berkolaborasi dengan dengan berbagai instansi, seperti Satpol PP, Satlantas Polres Sukabumi Kota, dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi dan pihak terkait lainya,” ungkap Kadis Iskandar yang didampingi Sekretaris Dishub Hendry Iman Hermansyah.
Iskandar menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Forum Lalu Lintas yang telah dilaksanakan pada Rabu (12/11/2015) di Balai Kota Sukabumi.
Forum Lalu Lintas tersebut diinisiasi oleh Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, kemudian ada Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607/Kota Sukabumi, ada Dinas Pekerjaan Umum, Satpol PP dana instansi lainnya.
“Dimana Wakil Wali Kota Sukabumi sebagai Ketua dan Kadishub menjadi ketua harian,” jelasnya.
Ia mengemukakan bahwa di forum tersebut Merumuskan tiga hal yang akan ditindaklanjuti, pertama optimalisasi parkir di Alun-alun Utara Kota Sukabumi, kedua, jalur sepeda yang harus dipertahankan dan dijaga. Ketiga, Car Free Day di Jalan Ahmad Yani yang akan dijalankan pada awal Desember 2025.
“Nah, penataan parkir di kawasan alun-alun ini merupakan tindak lanjut hasil rumusan dalam Forum lalu Lintas,” ujarnya.
Sinergitas yang dibangun dengan berbagai lembaga atau instansi ini mempunyai berbagai kegiatan, yakni mengatur sistem parkir yang dahulu terkesan berantakan, dimana antara parkir tercampur dengan PKL.
“Nah untuk itu, sekarang kita tata untuk jalur tersebut. Di alun-alun utara ini kita bersihkan yang di tengah, jadi mobil sudah tidak parkir di tengah jalan lagi. Sehingga kendaraan yang melewati jalan tersebut semakin nyaman dan keselamatan semakin terjaga,” bebernya.
Kadishub bersyukur karena optimalisasi ini mendapat dukungan penuh dari jajaran Polres, mulai dari Kapolres, Pak Waka Polres terkait dengan mengatur parkir yang di depan Polres dan begitu juga dengan pak Kajari dan Kasi Intel Kejari Kota Sukabumi yang terus berkoordinasi dengan pihak Dishub yang menginginkan depan Kejari juga bersih dari parkir.
“Kebanyakan pengguna parkir di daerah alun-alun utara itu adalah para tamu Masjid Agung, sebagian ada dari personel Polres kota Sukabumi beserta tamu, juga personel dari Kejari dan tamu Kejari,” ujarnya.
Solusi Parkir Polres dan Kejari Kota Sukabumi
Kadishub Iskandar Ifhan menjelaskan bahwa dalam melakukan optimalisasi parkir di kawasan alun-alun utara ini, kita juga memberikan beberapa solusi terkait kantong-kantong parkir kendaraan milik organik pada posisi yang aman dan nyaman.
“Solusi parkir yang kita berikan untuk kendaraan dari Polres itu dipinggir jalan alun-alun, kita pisahkan antara motor dan mobil. Sedangkan untuk PKL kita pindahkan di sepanjang trotoar masih di sekitar alun-alun dan masuk ke Jalan PGRI yang ke arah lapang Merdeka (Lapdek). Kantong parkir lainya bisa di area parkir gedung Qolbun Salim,” jelasnya.
Sedangkan untuk kantong parkir Kejaksaan bisa mengunakan food street samping BRI, juga di area parkir Capitol.
“Diarea yang dulu itu pengelolaan masih parkir liar, namun sekarang langsung di kelola oleh Dishub. Jadi diharapkan akan semakin nyaman dan aman,” tandasnya.
Selian itu, masih ungkap Kadis Iskandar, kedepannya, khusus untuk PKL ada rencana dari Diskumindag akan ditata supaya lebih rapi dengan tenda yang seragam.
“Mudah-mudahan kegiatan kita ini selalu mendapat support terus dari peserta Forum Lalu Lintas dan seluruh warga Sukabumi. Karena keselamatan itu tetap nomor satu, selain itu kenyamanan dan estetika juga menjadi perhatian,” terangnya.
Dishub Kota Sukabumi berterimakasih kepada semua pihak yang sudah memberikan support kepada kami, seperti Polres Sukabumi Kota, Kejari Kota Sukabumi, Diskumindag, Satpol PP, DPUTR, dan seluruh warga kota Sukabumi.
“Kita tidak bisa berhasil dalam menjalankan program ini, kalau tidak ada support dari semua elemen yang ada di Kota Sukabumi,” pungkasnya. (sya)

























