SUKABUMITIMES.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob, Brimob Polri bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta melakukan penanaman bibit jagung di Kampung Sirnarasa, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan bertajuk Brimob Presisi untuk Masyarakat itu berlangsung meriah dan penuh keakraban. Sejumlah pejabat hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Wakil Komandan Korps (Wadankorps) Brimob Polri Irjen Pol Reza Arief Dewanto, perwakilan Kementerian Pertanian, anggota Komisi VII DPR RI Iman Adi Nugraha serta tamu undangan lainnya.
Wadankorps Brimob Polri Irjen Pol Reza Arief Dewanto menegaskan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyalurkan bantuan kepada sebanyak enam kelompok tani dari beberapa desa menerima masing-masing tiga unit alsintan, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.
Selain itu, lanjut Irjen Pol Reza Arief Dewanto, Brimob juga menyalurkan 204 kilogram benih jagung serta 200 paket sembako bagi masyarakat dan anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga sekitar.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Brimob dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkuat perekonomian masyarakat desa,” ungkapnya.
“Tema Brimob Presisi untuk Masyarakat mengandung makna bahwa setiap insan Brimob harus mengedepankan profesionalisme, kepekaan sosial, dan ketulusan dalam bertindak untuk melayani masyarakat,” sambungnya.
Irjen Pol Reza Arief Dewanto menambahkan, peringatan HUT Brimob ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.
“Kami ingin Brimob dikenal bukan hanya karena ketangguhan dalam operasi, tetapi juga karena kepedulian dan kasih sayang terhadap masyarakat yang kami cintai,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengapresiasi langkah Brimob Polri yang ikut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemberian bantuan alsintan dan bibit jagung. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kedekatan Brimob dengan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu sektor vital seperti pertanian.
“Bantuan ini memiliki makna strategis. Di satu sisi, mencerminkan semangat gotong royong antara aparat keamanan dan masyarakat. Di sisi lain, menjadi bentuk dukungan konkret terhadap program ketahanan pangan nasional,” kata Wabup Andreas.
Wabup Andreas berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh kelompok tani penerima agar produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung, semakin meningkat.
“Dengan mekanisasi pertanian, proses pengolahan lahan hingga panen akan lebih cepat dan hasilnya lebih optimal,” ujarnya.
Wabup Andreas juga berpesan agar para petani menjaga dan menggunakan alat bantuan tersebut secara bergantian dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan bersama.
“Melalui kegiatan ini, mari kita perkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat petani. Dengan kolaborasi yang solid, kita mampu mewujudkan kedaulatan pangan,” pungkasnya. (stm)































