SUKABUMITIMES.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana melakukan pemantauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Jalan Jeruk Nyelap RT03/01, Kampung Warung Kelapa, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Rabu (8/10/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan di berbagai titik layanan gizi di Kota Sukabumi.
Dalam kunjungan tersebut, Bobby menekankan pentingnya kebersihan lingkungan dapur, kualitas bahan baku, dan higienitas air sebagai unsur utama penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak.
“Kita ingin setiap unit pelayanan gizi bekerja dengan standar kebersihan tinggi. Ini bukan hanya soal makanan, tapi soal kesehatan generasi mendatang,” ujar Bobby saat berbincang dengan pengelola SPPG.
Owner SPPG Jeruk Nyelap, Cucum Kulsum, menyambut baik kedatangan orang nomor dua di Kota Sukabumi itu. Ia menjelaskan bahwa pihaknya selalu berupaya menjaga kualitas makanan yang diolah setiap hari.
“Kami selalu menekankan kebersihan sebelum bekerja. Karyawan wajib menjaga kebersihan tubuh dan area dapur, serta memastikan air yang digunakan benar-benar higienis,” kata Cucum kepada awak media.
Perempuan yang akrab disapa Ibu Cucum itu juga menyampaikan bahwa dirinya telah memiliki pengalaman panjang di dunia katering.
“Kami sudah 40 tahun bergelut di bidang ini, dan memiliki koki andalan yang menjadi tolak ukur dalam menjaga mutu rasa dan gizi. Jadi, memasak untuk ribuan porsi bukan masalah bagi kami,” ujarnya dengan nada yakin.
Lebih lanjut, Cucum menuturkan bahwa dalam setiap proses masak, ia selalu menanamkan prinsip memasak dengan hati, seolah-olah makanan itu diperuntukkan bagi anak sendiri.
“Kami ingin makanan yang kami sajikan tidak hanya bergizi, tapi juga punya cita rasa rumahan yang segar dan enak. Karena bagi kami, anak-anak itu amanah,” katanya.
Ia juga menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat gizi anak sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. Menurutnya, program ini memberi manfaat luas, baik bagi pelaku usaha katering, petani lokal, maupun masyarakat sekitar.
“Semua bergerak, semua merasakan manfaat. Ini program yang baik untuk jangka panjang,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bobby juga memberikan sejumlah arahan teknis terkait pengawasan bahan baku dan sistem penyimpanan makanan.
Ia meminta agar pengelola SPPG tetap berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam hal pendampingan tenaga ahli, termasuk ahli gizi, kepala satuan, hingga staf administrasi yang telah ditetapkan secara resmi.
SPPG Jeruk Nyelap yang memiliki ID SPPG: EJLYYULX kini menjadi salah satu satuan pelayanan yang dinilai berhasil menerapkan standar kebersihan dan kualitas pengolahan makanan sesuai regulasi.
Kunjungan Bobby Maulana menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Sukabumi untuk memastikan program gizi berjalan maksimal, bukan sekadar memberi makan, tetapi membangun generasi sehat dan cerdas di masa depan. (rus)

























