Pertamina Cepat Tanggap Tangani Insiden Kecelakaan Armada Distribusi LPG 3 Kg di Cikembar Sukabumi

SUKABUMITIMES.COM – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) menyampaikan keprihatinan atas insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada hari Sabtu, 20 September 2025 sekitar pukul 14.50 WIB di Jl. Palabuhan II, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Hal ini ditegaskan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR JBB, PT Pertamina Patra Niaga Susanto August Satria melalui pernyataan resminya yang diterima sukabumitimes.com pada Senin (22/9/2025).

“Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa dan pengendara yang terlibat dalam insiden ini telah mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan,” tegas Susanto August Satria dalam pernyataan tertulisnya.

Pihaknya menyatakan, bahwa truk LPG dalam keadaan tanpa muatan (tabung kosong) saat insiden terjadi dan sedang dalam perjalanan menuju SPPBE untuk melakukan pengisian.

“Kecelakaan disebabkan oleh kondisi jalan licin akibat hujan deras,” ujarnya.

Ia menegaskan, saat ini sedang dalam tahap investigasi dari pihak yang berwenang, yakni kepolisian setempat.

“Armada telah berhasil dievakuasi oleh pihak Kepolisian Lalu Lintas, dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” tandasnya.

Pertamina Patra Niaga RJBB menjamin bahwa pasokan dan distribusi LPG 3 kg kepada masyarakat tetap aman dan berjalan normal.

“Proses pengiriman telah dialihkan ke armada pengganti untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.

Untuk itu, pihak Pertamina Patra Niaga Regional JBB bersama mitra agen terus melakukan koordinasi intensif dengan aparat berwenang dalam proses investigasi penyebab insiden serta pengaturan lalu lintas dan evakuasi.

“Kami mengapresiasi respons cepat dari aparat Kepolisian Lalu Lintas serta tim lapangan agen yang telah bergerak cepat dalam penanganan awal insiden ini, termasuk evakuasi kendaraan dan pengalihan logistik,” apresiasinya.

Susanto August Satria mengimbau kepada seluruh mitra transportasi dan masyarakat untuk terus menjaga kewaspadaan dalam pengangkutan dan penggunaan LPG.

“Kepatuhan terhadap standar keselamatan, pemeriksaan berkala kendaraan dan instalasi, serta kesiapan personel sangat penting demi menjamin keamanan bersama,” pungkasnya. (*/sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *