SUKABUMITIMES.COM – Hingga Minggu sore (21/9/2025) gempabumi susulan yang terjadi setelah gempa dengan magnitudo 4,0 di kabupaten Sukabumi sebanyak 38 kali.
Hal ini disampaikan oleh pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam terangan resminya pada Minggu (21/9/2025).
“Hingga Minggu sore, BMKG mendeteksi sudah ada 38 kejadian gempabumi susulan, tercatat yang terbesar M 3,8 dan terkecil M 1,9,” demikian tulisan BMKG.
Gempabumi berkekuatan M 3,8 kembali terjadi pada sore ini kemarin pukul 16:23 WIB di Sukabumi berkedalaman 8 km.
“Adapun pusat gempa berada di darat 28 km timur laut Sukabumi,” tambahnya.
BMKG mengatakan gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi dirasakan di wilayah Kalapanunggal, Kabandungan, Dramaga, Palabuhanratu, dengan Skala Intensitas II MMI. Artinya, getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas BMKG. (*/sya)

























